Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC bertahan di posisi 13 klasemen sementara Super League 2025-2026, khususnya pasca menambah 1 poin saat menjamu Bhayangkara FC pada pekan kelima di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Jum’at (12/9/2025).
Torehan 1 poin tersebut didapat pasca ditahan imbang tanpa gol oleh tim tamu The Guardian, padahal sejatinya Laskar Sape Kerrab memiliki banyak peluang untuk meraih kemenangan, baik melalui gol yang dianulir hingga hadiah penalti, namun keberuntungan belum berpihak.
Dengan hasil tersebut, mereka harus puas dengan koleksi 5 poin berkat hasil sekali menang, 2 kali imbang, dan 2 kali kalah dari lima laga yang dijalani. Bahkan mereka juga baru memasukkan 4 gol dan kebobolan sebanyak 5 gol.
Torehan poin tersebut identik dengan poin yang diraih dua tim berbeda yang menempati posisi di atas mereka, yakni Malut United dan Bhayangkara FC. Namun kedua tim tersebut unggul agregat gol dibanding tim kebanggaan suporter Madura Bersatu.
Tidak hanya itu, tim binaan Coach Angel Alfredo Vera juga terancam disalip dua tim lain penghuni zona merah degradasi di posisi klasemen, seperti Persita Tangerang dan PSM Makassar. Di mana kedua tim tersebut masih mengoleksi 4 poin dan baru menjalani 4 laga.
Selanjutnya Madura United bakal menjalani dua laga berat dengan bertandang ke markas lawan, terdekat mereka akan menyambangi markas Malut United pada pada pekan keenam Super League, di Stadion Gelora Kie Raha Ternate, Jum’at (19/9/2025).
Sepekan berselang, mereka akan kembali menjalani laga tandang ke markas PSBS Biak pada pekan ketujuh Super League. Laga dijadwalkan kick pukul 15:30 WIB, di Stadion Maguwoharjo Sleman, Kamis (25/9/2025) mendatang. [pin/ted]






