Surabaya (beritajatim.com) – Pemain asing anyar Persebaya Surabaya, Pedro Matos, mengaku cepat beradaptasi dengan skema permainan yang diterapkan pelatih serta merasa nyaman berkolaborasi dengan Francisco Rivera dan Bruno Moreira di lini serang pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026.
Pedro Matos menjadi satu dari tiga pemain baru Persebaya yang mendapatkan kesempatan tampil saat menghadapi PSIM Yogyakarta di Bantul. Mantan pemain Semen Padang itu masuk pada menit ke-72 menggantikan Milos Raickovic dan langsung menunjukkan kontribusi positif di lini tengah.
Pemain asal Portugal tersebut mengungkapkan bahwa dirinya tidak membutuhkan waktu lama untuk menemukan chemistry dengan rekan-rekan setim, khususnya Rivera dan Bruno Moreira, yang kerap menjadi motor serangan Bajul Ijo.
“Saya merasa punya chemistry yang bagus dengan Rivera. Bersama dia dan Bruno, kami bisa memainkan bola dan mencari ruang kosong. Saya bisa bermain sebagai nomor 10 atau nomor 8, dan itu sangat menyenangkan bersama pemain-pemain berkualitas,” ujar Pedro Matos, Rabu (27/1/2026).
Menurutnya, peran utama yang diemban di lapangan adalah menjaga keseimbangan permainan sekaligus membuka peluang bagi rekan setim untuk mencetak gol. Ia menekankan pentingnya pergerakan tanpa bola dan distribusi umpan yang efektif.
“Saya mencoba menguasai bola, bergerak, menerima umpan, lalu memberikan operan matang dan membuka ruang,” katanya.
Pedro Matos berharap performa positif yang ditunjukkan Persebaya dapat terus berlanjut di pertandingan berikutnya. Ia juga mengaku antusias menantikan kesempatan bermain di hadapan Bonek dan Bonita di Stadion Gelora Bung Tomo.
“Ya, saya sangat penasaran untuk melihat pendukung di stadion kami di pertandingan berikutnya. Saya ingin melihat permainan berikutnya di stadion kami, bagaimana mereka membuat atmosfer untuk kami,” tutupnya. (way/ted)






