Ponorogo (beritajatim.com)– Malam takbiran Idulfitri 1446 Hijriah menjadi berkah tersendiri bagi pedagang kembang api. Penjualan aneka jenis kembang api mengalami lonjakan signifikan seiring antusiasme warga dalam menyambut Hari Raya Idulfitri.
Pasar-pasar tradisional dan pusat perbelanjaan tampak dipadati pembeli yang ingin merayakan malam kemenangan dengan gemerlap cahaya kembang api.
Adit, seorang pedagang kembang api di Pasar Somoroto, Kecamatan Kauman, Ponorogo, mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah pembeli sudah terasa sejak tiga hari menjelang Lebaran. Berbagai jenis kembang api laris manis diborong warga, mulai dari kembang api berukuran kecil hingga yang memiliki efek tembakan beruntun.
“Sudah ramai pembeli sejak H-3 Lebaran. Ada yang membeli kembang api shot 5, shot 8, dan kembang api kecil-kecil untuk anak-anak,” ujar Adit saat ditemui di lapaknya, Minggu (30/3/2025) malam.
Lonjakan pembeli semakin terasa pada malam takbiran. Sejak usai Salat Magrib, dirinya tak henti-hentinya melayani pelanggan yang datang silih berganti. Kebanyakan pembeli membeli kembang api untuk dinyalakan di malam takbiran, sebagai bentuk perayaan sekaligus ungkapan suka cita menyambut Idulfitri.
“Malam takbiran ini lebih ramai, banyak yang beli untuk langsung dinyalakan malam ini,” tambahnya.
Salah satu pembeli, Ibrahim Ramsey (9), mengaku senang mendapatkan kembang api sebagai hadiah dari orang tuanya karena berhasil menjalankan puasa selama sebulan penuh. Meskipun ia memilih sendiri jenis kembang api yang disukai, penyalaan tetap dilakukan oleh orang tuanya demi alasan keamanan.
“Tadi milih sendiri kembang apinya, tapi nanti yang menyalakan tetap bapak,” ujar bocah tersebut dengan wajah penuh antusias.
Fenomena meningkatnya penjualan kembang api saat malam takbiran sudah menjadi tradisi di berbagai daerah. Selain sebagai hiburan, kilauan cahaya kembang api di langit malam juga menjadi simbol kegembiraan umat Muslim dalam menyambut hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa. Namun, penting bagi masyarakat untuk tetap berhati-hati dan memperhatikan faktor keamanan saat menyalakan kembang api agar perayaan tetap berjalan dengan aman dan nyaman. (end/ted)






