Pasuruan (beritajatim.com) – Pedagang durian Pasar Kawasan Wisata Cheng Hoo Pasuruan berulah lagi. Mereka kembali membohongi pembeli.
Pengalaman buruk ini dialami wisatawan yang pulang dari Taman Safari Indonesia. Wisatawan tersebut dibohongi dengan durian yang ternyata belum matang.
Lantaran merasa dirugikan, wisatawan tersebut mengunggah pengalamannya di media sosial. Unggahan tersebut kemudian viral.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andre Wahyudi mengatakan akan menyampaikan hal ini kepada OPD terkait.
Baca Juga: Merasa Dirugikan, Pedagang Durian Pasar Masjid Cheng Hoo Laporkan Paguyuban ke Polisi
“Nanti akan ditekan lagi terhadap pengawasan kepada penjual terkait OPD. Lalu kami mengusulkan pendataan lagi kepada penjual durian diwilayah wisata Cheng Hoo,” kata Andre, Kamis (9/3/2023).
Kepala UPT Pasar Cheng Hoo, Pahlevi mengatakan, pihaknya akan melakukan pengkajian ulang. Juga bakal terus melakukan evaluasi terhadap pedagang yang berjualan di Kawasan Wisata Cheng Hoo.
“Tentu kita akan cek dan cari siapa yg melakukan ini dan akan kita tertibkan para pedagang durian yang berjualan dikawasan wisata Cheng Hoo. Saat ini kita masih mencari keterangan korban,” kata Pahlevi.
Baca Juga: 50 Durian Gratis untuk Korban Penipuan dari Kepala Pasar Cheng Hoo
Sebelumnya di Kawasan Wisata Cheng Hoo sempat terjadi penipuan dengan durian kosong. Durian tersebut dibungkus kembali dan ditempel menggunakan lem Alteco.
Para pembeli terkecoh dan melaporkan kejadian yang dialaminya kepada Kepala Pasar Cheng Hoo, Wahyu Wibowo. Tak berlangsung lama, Wahyu memberikan 50 buah durian gratis kepada korban penipuan. [ada/beq]






