Jakarta (beritajatim.com) – Francesco Pecco Bagnaia tampil sempurna di Sirkuit Sepang pada Sabtu (25/10/2025) dengan mendominasi Sprint Race MotoGP Malaysia. Pembalap Ducati Lenovo itu memimpin sejak tikungan pertama dan tak terbendung hingga finis, mengamankan kemenangan sprint keduanya musim ini dengan selisih 2,259 detik.
Setelah mengalami hari sulit pada sesi kualifikasi Jumat yang memaksanya berjuang dari Q1, juara dunia dua kali itu bangkit dengan performa luar biasa. Bagnaia berhasil merebut pole position dan kemudian mengendalikan jalannya balapan 10 putaran dengan tenang tanpa tekanan berarti dari para pesaingnya.
Alex Marquez tampil impresif untuk membawa Gresini finis di posisi kedua. Hasil itu sekaligus memastikan dirinya mengunci peringkat kedua klasemen dunia 2025, di belakang sang kakak, Marc Marquez, yang masih absen karena cedera.
Rekan setimnya, Fermin Aldeguer, juga tampil gemilang. Start dari posisi keenam, pembalap muda Spanyol itu berhasil menyalip Pedro Acosta di Tikungan 9 pada lap kedelapan untuk merebut posisi ketiga. Hasil ini membuat Aldeguer berhak menyandang gelar Rookie of the Year musim ini.
Pedro Acosta (KTM) harus puas finis di posisi keempat setelah mengalami penurunan performa akibat keausan ban di paruh kedua balapan.
Sementara itu, Franco Morbidelli (VR46) yang start dari barisan depan menutup lomba di posisi kelima, diikuti Fabio Quartararo (Yamaha) di urutan keenam.
Marco Bezzecchi (Aprilia) tampil solid dengan menyalip banyak pembalap untuk finis ketujuh setelah memulai dari posisi ke-14. Johann Zarco (LCR Honda) dan Enea Bastianini (Tech3 KTM) melengkapi daftar peraih poin di posisi delapan dan sembilan.
Joan Mir (Honda) sempat memperebutkan podium di paruh pertama balapan, tetapi terjatuh di Tikungan 9 pada lap kelima. Rekan setimnya, Luca Marini, juga gagal meraih poin setelah terlibat insiden dengan Pol Espargaro (Tech3). Espargaro akhirnya finis ke-11, dan steward memutuskan insiden tersebut tidak memerlukan tindakan lanjutan.
Miguel Oliveira (Pramac Yamaha) menjadi satu-satunya pembalap lain yang gagal menyelesaikan balapan akibat terjatuh. (faw/ian)






