Gresik (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Gresik mendatangi kantor Pengurus Cabang (PC) Fatayat NU Gresik untuk menyerahkan bantuan 500 paket sembako sekaligus memperkuat sinergi lintas organisasi pada Selasa (10/3/2026). Momentum silaturahmi di bulan suci Ramadan ini menjadi langkah strategis dalam membangun kolaborasi antara partai politik dan organisasi kemasyarakatan di wilayah tersebut.
Pertemuan yang berlangsung hangat ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus kedua belah pihak. Penyerahan bantuan ditujukan secara spesifik untuk didistribusikan kepada Ketua Ranting, Ketua PAC, hingga pengurus PC Fatayat NU di seluruh Kabupaten Gresik guna mendukung kebutuhan anggota selama bulan puasa.
Ketua PC Fatayat NU Gresik, Masruroh, mengapresiasi kunjungan ini sebagai bentuk nyata sinergitas antar stakeholder. Menurutnya, tantangan sosial di Kabupaten Gresik memerlukan keterlibatan aktif berbagai pihak, termasuk elemen partai politik, agar program pemberdayaan masyarakat dapat menyentuh akar rumput.
“Ini adalah bentuk sinergitas antar stakeholder di Kabupaten Gresik. Kami memiliki berbagai program yang tentu tidak bisa kami jalankan sendiri, sehingga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak termasuk partai politik,” ujar Masruroh, Selasa (10/3/2026).
Masruroh menambahkan bahwa kehadiran perwakilan PDIP ini mencatatkan sejarah baru bagi organisasinya. Ia menyebutkan bahwa ini merupakan kali pertama kantor Fatayat NU Gresik menerima kunjungan resmi dari pengurus partai politik di tingkat kabupaten.
“Untuk kunjungan partai politik ke kantor Fatayat NU Gresik, ini merupakan yang pertama dari DPC PDIP Gresik,” imbuhnya.
Di sisi lain, Ketua DPC PDIP Gresik, Fandi Akhmad Yani, atau yang akrab disapa Gus Yani, menegaskan bahwa aksi turun ke lapangan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. Kader di daerah diminta untuk lebih peka dan hadir di tengah-tengah masyarakat, terutama melalui organisasi keagamaan seperti Muslimat dan Fatayat NU.
“Ini merupakan instruksi dari DPP PDIP atas arahan Ketua Umum agar kader partai bersilaturahmi dan hadir di tengah masyarakat, salah satunya dengan Muslimat dan Fatayat NU di Gresik,” ungkap Gus Yani yang juga merupakan Bupati Gresik.
Selain memberikan bantuan materiil, Gus Yani memanfaatkan pertemuan ini sebagai sarana perkenalan pengurus partai kepada tokoh-tokoh perempuan NU di Gresik. Ia menekankan bahwa hubungan harmonis antara partai dan organisasi masyarakat adalah kunci untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di daerah.
“Kami memperkenalkan diri sekaligus menyambung silaturahmi di bulan suci Ramadan,” paparnya.
Sinergi yang terbangun diharapkan tidak hanya bersifat seremonial di bulan Ramadan, melainkan menjadi fondasi kerja sama jangka panjang. Gus Yani berkomitmen bahwa partainya akan terus membuka ruang dialog untuk merumuskan solusi atas berbagai masalah yang dihadapi masyarakat Kabupaten Gresik.
“Mudah-mudahan sinergitas ini terus terjalin. Ke depan kita memiliki tantangan untuk hadir menjawab kebutuhan masyarakat, dengan tujuan utama membantu masyarakat Kabupaten Gresik,” pungkasnya. [dny/ian]






