Magetan (beritajatim.com) – Lebih dari 24 jam pelayanan air bersih untuk warga di Desa Baleasri, Ngariboyo, Magetan, Jawa Timur tersendat. Air dari PDAM Lawu Tirta itu tak mengalir ke sekitar 700 kepala keluarga di desa setempat.
Sekretaris Desa Baleasri Tri Pujo membenarkan hal tersebut. Diduga, matinya aliran air pada warganya adalah imbas dari rusaknya pipa PDAM yang diterjang tanah longsor di Desa Ngancar, Plaosan, Magetan.
‘’Benar sampai sore ini belum mengalir. Sejak kemarin sudah mati. Kuat dugaan karena adanya kerusakan pipa akibat banjir dan tanah longsor di Desa Ngancar, Plaosan, Magetan, pada Minggu malam (6/2/2022),’’ kata Tri Pujo, Selasa (8/2/2022).
Pun, warganya sempat mendapatkan dropping air bersih dari PDAM Lawu Tirta. Namun, hal itu belum cukup untuk memenuhi kebutuhan air warga secara maksimal seperti sedia kala. Pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak PDAM Lawu Tirta untuk penanganan tersebut.
[berita-terkait number=”4″ tag=”magetan”]
‘’Dari pagi tadi sudah sempat ada droping air bersih untuk para pelanggan yang terkena dampak. PDAM Lawu Tirta datang menggunakan mobil tangki,’’ katanya
Terpisah, Direktur Utama PDAM Lawu Tirta Choirul Anam belum memberikan respons terkait hal tersebut. Anam belum menjawab ketika beritajatim.com mengcoba menghubungi. [fiq/but]






