Surabaya (beritajatim.com) – Ketidakhadiran pelatih kepala Persebaya, Paul Munster, dalam sesi latihan Kamis sore (15/5/2025) di Stadion Gelora 10 November Surabaya menimbulkan tanda tanya. Manajemen klub memilih bungkam terkait absennya pelatih asal Irlandia Utara itu.
Sejak awal latihan dimulai, Munster tidak tampak bersama tim, padahal sebelumnya, meski dijatuhi sanksi kartu merah, ia tetap aktif memimpin latihan. Kondisi ini semakin memunculkan spekulasi soal status Munster di dua laga sisa Persebaya musim ini.
Manajer Persebaya, Yahya Alkatiri, yang ditemui di sisi lapangan enggan memberikan komentar mengenai keberadaan Munster.
Sementara itu, Asisten Pelatih Persebaya, Uston Nawawi, menyebut bahwa Munster sedang mengurus keperluan lain di luar tim.
“Coach Munster ada keperluan lain, sedang menyelesaikan urusannya,” jelas Uston singkat kepada awak media.
Namun saat ditanya lebih lanjut soal status Munster untuk dua pertandingan terakhir melawan Borneo FC dan Bali United, Uston enggan menjawab dan menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen.
“Kalau soal bagaimana statusnya Coach Munster, saya tidak tahu. Tanya manajemen saja,” ujarnya.
Diketahui sebelumnya, Paul Munster mendapat larangan mendampingi tim dalam dua pertandingan akibat kartu merah yang diterimanya dalam laga melawan Semen Padang, Minggu (13/5/2025). Insiden terjadi saat Munster terlibat perselisihan dengan ofisial lawan, yang berujung pada pengusiran keduanya oleh wasit utama Adham Mohammad.
Hingga berita ini ditulis, belum ada kepastian apakah Munster akan tetap mengatur strategi tim dari luar lapangan atau sepenuhnya absen dari peran teknis dalam dua laga pamungkas. [way/but]






