Jakarta (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya masih menjaga asa untuk tampil di kompetisi Asia musim depan. Namun, untuk mewujudkan ambisi tersebut, Bajol Ijo harus melalui jalan terjal dan memenuhi sejumlah syarat penting dalam dua laga tersisa Liga 1 Indonesia musim ini.
Saat ini, Persebaya menempati peringkat ketiga klasemen sementara dengan 55 poin dari 32 pertandingan. Untuk bisa lolos ke kompetisi Asia, Persebaya harus finis di posisi kedua klasemen akhir—karena jatah tampil di level Asia diberikan kepada juara dan runner-up Liga 1.
Posisi kedua saat ini dihuni oleh Dewa United yang sudah mengoleksi 57 poin dari jumlah laga yang sama. Artinya, Persebaya wajib menyapu bersih dua kemenangan sisa agar total poin mereka menjadi 61. Namun, kemenangan saja tidak cukup.
Berikut skenario yang harus dipenuhi Persebaya agar bisa finis di posisi kedua:
1. Menang di Dua Laga Terakhir
Persebaya harus meraih enam poin penuh di dua pertandingan tersisa untuk mencapai total 61 poin.
2. Dewa United Harus Tergelincir
Dewa United hanya butuh lima poin tambahan dari dua laga untuk tak terkejar. Maka, agar Persebaya bisa menyalip, Dewa United maksimal hanya boleh meraih satu kemenangan atau dua hasil imbang dalam dua laga tersisa.
3. Mewaspadai Malut United dan Borneo FC
Malut United (53 poin) dan Borneo FC (52 poin) juga masih bisa menyalip jika Persebaya terpeleset. Maka, Persebaya bukan hanya butuh kemenangan, tapi juga berharap dua rivalnya itu tak meraih poin penuh di sisa laga.
Dengan kata lain, Persebaya harus sempurna di dua pekan terakhir dan bergantung pada hasil tim-tim pesaing. Dewa United harus terpeleset, sementara Malut United dan Borneo FC juga tak boleh meraih hasil maksimal.
Persaingan memperebutkan satu tiket ke kompetisi Asia ini dipastikan berlangsung ketat hingga pekan terakhir Liga 1. Persebaya kini tak punya pilihan selain menang dan berharap keberuntungan berpihak. [faw/aje]






