Ponorogo (Beritajatim.com) – Proses pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) di Ponorogo semakin terlihat. Yakni dengan wujud patung Reog yang segera akan terlihat jelas.
Pembangunan tahap pertama MRMP saat ini, sudah memasuki fase pemasangan kerangka dan panel patung yang menjulang setinggi 60 meter. Patung Reog Ponorogo tersebut terdiri dari 30 layer panel, dengan setiap panel memiliki tinggi sekitar 2 meter.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, mengungkapkan bahwa bagian-bagian patung tersebut telah mulai dipasang.
“Setiap panel, yang tingginya sekitar 2 meter, terbagi lagi menjadi dua bagian,” jelas Judha pada Selasa (3/9/2024).
Lebih lanjut, Judha menjelaskan bahwa progres pekerjaan saat ini fokus pada pemasangan rangka patung. Pemasangan rangka baja dan panel akan dilakukan secara bersamaan atau paralel.
“Pemasangan rangka baja dan panel dilakukan secara paralel untuk mempercepat proses,” tambahnya.
Pemasangan panel-panel tersebut dilakukan mengikuti pola patung yang telah dirancang. Sebelum dipasang, panel-panel tersebut juga dicat terlebih dahulu. Patung Reog Ponorogo di MRMP ini menggunakan material beton glass reinforced concrete (GRC), dengan pengecualian pada bagian kepala harimau dan kepala merak yang terbuat dari logam jenis kuningan.
“Kepala harimau dan merak pada patung ini menggunakan material logam kuningan,” jelas Judha.
Di sisi lain, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, telah menyetujui pilihan warna untuk patung Reog tersebut. Dalam proses penentuan warna, Kang Bupati—sapaan akrab Sugiri Sancoko—mendapat masukan dari berbagai pihak, termasuk para seniman.
“Kami juga meminta masukan dari para seniman untuk menentukan warna yang paling sesuai,” tutupnya.[ADV/end]






