Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 150 pasukan emak-emak mengikuti training of trainers (ToT) saksi TPS (Tempat Pemungutan Suara) di kantor DPW Partai NasDem Jalan Arjuna Surabaya.
Mereka siap menjaga sekaligus mengawal suara pasangan capres dan cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin-Iskandar (AMIN) di TPS daerahnya masing-masing.
Pasukan emak-emak itu tergabung dalam relawan Srikandi ABW (Anies Rasyid Baswedan) Jatim. Mereka datang dari beberapa kota/kabupaten di provinsi Jatim
Pembukaan ToT saksi TPS dihadiri Ketua TPD AMIN Jatim Thoriqul Haq, Ketua DPW NasDem Jatim Sri Sajekti Sudjunadi, Ketua relawan Jarnas Jatim Dhimam Abror, wakil dari PKS, dan wakil sejumlah simpul relawan pasangan AMIN.
BACA JUGA: Pasangan AMIN Terget Menang 70 Persen di Jombang
Pelatihan untuk pelatih ini menghadirkan narasumber dari Partai NasDem, PKS, dan relawan AMIN. Mereka memberi materi secara interaktif.
Mulai dari tupoksi saksi, modus kecurangan di TPS, hingga cara mendokumentasikan bukti-bukti kecurangan yang ditemukan di TPS. “Sebagai alat bukti untuk gugatan PHPU (Perselisihan Hasil Pemilihan Umum) di Mahkamah Konstitusi kelak,” ujar Imam Syafi’i, Direktur KSN (Komisi Saksi NasDem) Daerah, Minggu (10/12/2023).
Selain itu, lanjut Imam, peserta juga diberikan materi menjadi konten kreator. Tujuannya melakukan kampanye digital di medsos untuk pemenangan paslon nomor urut 1.
BACA JUGA: Timnas AMIN Malang Rayu Silent Voter Pilih Anies-Muhaimin
Anggota Komisi A DPRD Surabaya ini berharap semua materi yang diberikan bisa menjadi bekal bagi para Srikandi AMIN Jatim. Ini untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan. “Terutama yang kemungkinan dilakukan oleh penyelanggara pemilu 2024,” kata anggota DPRD Surabaya yang maju sebagai caleg di Dapil 1 Surabaya.
Sebab, cawe-cawe penguasa untuk memenangkan salah satu paslon dalam pilpres makin kasat mata mendekati waktu pencoblosan 14 Februari 2024 mendatang.
“Begitu menemukan kecurangan di TPS, emak-emak bisa langsung nylatu (protes keras). Selain mendokumentasikan dan menulisnys di formulir pernyataan keberatan saksi,” ujar Ketua Bappilu Partai NasDem Surabaya ini.
BACA JUGA: LSI Denny JA: Prabowo-Gibran Melonjak, Ganjar-Mahfud Anjlok, Anies-Muhaimin Naik
Narsum dari NasDem lainnya adalah Hidayat, mantan komisioner Bawaslu Surabaya yang juga caleg DPRD Surabaya di Dapil 2 (Kec Semampir, Tambaksari, Pabean Cantikan dan Kenjeran).
“Yang juga penting, ibu-ibu jangan meninggalkan TPS sebelum selesai. Kalau mau salat atau pipis, minta ganti saksi AMIN lainnya,” sambung mantan Direktur JTV ini. [asg/suf]






