Malang (beritajatim.com) – Kelangkaan LPG 3 kilogram terjadi disejumlah daerah di Jawa Timur. Peningkatan konsumsi meningkat 2 persen di bulan Juli ini. Dimulai sejak libur Idul Adha hingga dilanjutkan dengan beberapa libur panjang.
Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi memastikan kondisi penyaluran LPG 3 kilogram di Jawa Timur dalam keadaan aman.
“Konsumsi LPG 3 kilogram di Jawa Timur rata-rata 1.515.000 tabung per hari dengan stok hari ini sebesar 26.314 MT atau sebesar 8,7 juta tabung sehingga ketahanan stok dan pasokan masih sangat aman,” ujar Ahad, Rabu, (26/7/2023).
Ahad mengungkapkan bahwa, Pertamina bekerjasama dengan sejumlah Pemda setempat melakukan langkah antisipatif antara lain normalisasi harga dengan operasi pasar di Kabupaten Banyuwangi dan Kota Batu.
Baca Juga: Polres Malang Raih Penghargaan Kapolda Jatim, Terbaik Pelayanan Publik
“Kami juga melakukan sidak bersama terhadap pangkalan LPG dan pengecer atau konsumen yang tidak berhak dengan mengganti langsung tabung LPG 3 kilogram nya dengan Bright Gas. Kami mengapresiasi Pemda yang telah turun langsung melaksanakan tanggung jawabnya karena untuk peredaran di level pengecer dan tepat sasaran atau tidak konsumsinya merupakan ranah Pemda,” ujar Ahad.
Pertamina mengimbau agar masyarakat membeli LPG langsung di Pangkalan LPG 3 kilogram. Saat ini Pertamina berdasarkan Keputusan Menteri ESDM tanggal 27 Februari sejak bulan maret sedang melaksanakan program subsidi tepat LPG dimana dalam program tersebut Pangkalan LPG 3 kilogramndifungsikan sebagai lembaga penyalur tingkat akhir yang melayani konsumen individu secara langsung dan tidak mengutamakan pengecer atau pemborong.
Tujuannya agar warga yang berhak terjamin mendapatkan LPG 3 kilogram dengan harga eceran tertinggi. Karena kalau di pengecer tidak ada yg bisa mengontrol penggunaannya untuk konsumen yang ditentukan.
Baca Juga: Megawati Ditanya tentang Bacawapres Ganjar Pranowo, Ini Jawabnya
“Secara simulasi warga yang datang ke Pangkalan LPG 3 kilogram akan menginput NIK dalam KTP nya kedalam sistem subsiditepatlpg3kg yang datanya terkoneksi dengan database P3KE Kemensos,” ujar Ahad.
Selama fase sosialisasi dan pendataan bagi yang tidak terdata tetap dilayani namun transaksinya akan dicatat kemudian NIK nya untuk keperluan verifikasi dan pemutakhiran data.
“Untuk informasi dan layanan seputar LPG 3 kilogram masyarakat dapat menghubungi call center 135,” ujar Ahad. (luc/ian)






