Pasuruan (beritajatim.com) – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan nomor urut 01, KH Mujib Imron dan Ning Wardah Nafisah, yang dikenal dengan sebutan MUDAH, mengadakan kunjungan silaturahmi ke Kantor PCNU Kabupaten Pasuruan. Kunjungan ini disambut hangat oleh pengurus PCNU, dihadiri oleh sejumlah kiai dan gus yang memberikan masukan penting.
Dalam pertemuan tersebut, Gus Mujib dan Ning Wardah banyak mendengarkan aspirasi para kiai terkait berbagai isu penting. Beberapa topik yang dibahas mencakup peningkatan pelayanan di bidang pendidikan, keagamaan, kesehatan, serta perbaikan infrastruktur. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa PCNU terbuka bagi semua pasangan calon dan menekankan pentingnya program yang menyentuh kepentingan masyarakat.
“Kami terbuka untuk semuanya. Yang penting, program yang dibawa paslon harus bisa menyentuh kepentingan masyarakat, terutama di bidang keagamaan, pendidikan, dan sosial,” ungkap KH Imron.
Dalam kesempatan ini, PCNU juga menitipkan pesan khusus kepada pasangan MUDAH mengenai perhatian terhadap generasi muda Pasuruan. Ketua PCNU menekankan perlunya solusi terhadap maraknya peredaran narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.
“Nasib generasi muda kita harus diprioritaskan, jangan sampai rusak karena narkoba,” tegasnya.
Perbaikan infrastruktur menjadi perhatian utama lainnya, di mana Pasuruan dinilai tertinggal dibandingkan daerah lain seperti Malang dan Mojokerto. Para kiai mengharapkan adanya penanganan segera terhadap kesulitan nelayan dalam mendapatkan solar dan petani dalam memperoleh pupuk.
Selain itu, KH Muhibbul Aman Aly menyoroti isu pencemaran limbah yang mengganggu masyarakat dan pesantren. Ia mengingatkan bahwa masalah ini harus ditangani secara serius oleh pemerintah yang terpilih.
“Siapapun yang terpilih, baik paslon 01 atau 02, harus berani menangani masalah limbah dan melanjutkan program kesehatan seperti Universal Health Coverage (UHC),” katanya.
Gus Mujib, yang juga merupakan kader NU, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari tanggung jawabnya untuk meminta doa restu dan dukungan dari para kiai. “Kami datang untuk menyampaikan bahwa Ning Wardah sejak lahir sudah menjadi bagian dari NU,” ungkapnya.
Semua masukan yang diberikan oleh para kiai dicatat dan akan menjadi dasar dalam program kerja pasangan MUDAH jika terpilih. Kunjungan ini menunjukkan komitmen pasangan MUDAH untuk mendengarkan dan mengakomodasi aspirasi masyarakat demi kemajuan Pasuruan. [ada/beq]






