Probolinggo (beritajatim.com) – Di tengah tingginya kunjungan wisatawan dan masyarakat usai perayaan Yadnya Kasada 2026, Polres Probolinggo bersama masyarakat dan sejumlah unsur terkait menggelar aksi bakti bersih di kawasan Gunung Bromo. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan di salah satu destinasi wisata unggulan nasional tersebut.
Aksi bersih-bersih dilakukan dengan menyisir sejumlah titik di kawasan lautan pasir dan area wisata Gunung Bromo. Para peserta mengumpulkan sampah yang berpotensi tertinggal setelah rangkaian ritual Yadnya Kasada, tradisi sakral masyarakat Suku Tengger yang setiap tahun menyedot perhatian ribuan warga dan wisatawan dari berbagai daerah.
Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial dalam rangka Hari Bhayangkara, melainkan bentuk komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung keberlangsungan sektor pariwisata.
“Bakti bersih ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kebersihan dan kelestarian Gunung Bromo, terlebih dilaksanakan setelah perayaan Yadnya Kasada yang melibatkan banyak masyarakat dan wisatawan,” ujar AKBP Latif.
Menurutnya, kebersihan kawasan Bromo tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau pengelola wisata semata, melainkan membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pengingat bahwa kawasan Bromo bukan hanya aset wisata, tetapi juga warisan alam dan budaya yang harus dijaga bersama.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Gunung Bromo merupakan warisan alam dan budaya yang harus kita jaga bersama agar tetap bersih dan lestari,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Polri untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang berdampak langsung dan memberikan manfaat nyata.
“Kami ingin terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, termasuk aksi kepedulian terhadap lingkungan seperti bakti bersih di kawasan Gunung Bromo ini,” tegasnya.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari masyarakat setempat yang turut terlibat dalam proses pembersihan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan menjadi cerminan kepedulian bersama terhadap keberlangsungan ekosistem dan citra wisata Gunung Bromo sebagai destinasi kelas dunia.
Melalui aksi kolaboratif ini, Polres Probolinggo berharap kesadaran menjaga lingkungan semakin tumbuh di tengah masyarakat, sehingga kawasan Gunung Bromo tetap terjaga kebersihan, keindahan, dan kelestariannya bagi generasi mendatang. [rap/aje]






