Pasuruan (beritajatim.com) – Setelah melewati beberapa tahapan, akhirnya Pemkab Pasuruan mendapatkan kucuran dana dari pemerintah pusat sebesar Rp 60 milyar untuk pembangunan di Pasar Wisata Cheng Hoo.
Relokasi ini nantinya akan menjadi grand desain yang akan menghubungkan beberapa fasilitas yang ada disekitarnya. Sehingga saat ini pihak Pemkab Pasuruan gencar melakukan sosialisasi kepada para pedagang kaki lima (PKL) Cheng Hoo. “Saat ini kami gencar melakukan sosialisasi untuk pedagang kaki lima di Cheng Hoo. Hal ini kami lakukan agar tidak ada prasangka yang bukan-bukan,” kata Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto.
Menurutnya, para PKL yang ada di Pasar Wisata Cheng Hoo ini akan dipindahkan saat dilakukan pembangunan. Dari jumlah PKL sebanyak 150, nantinya akan disusutkan menjadi 133 pedagang.
Para pedagang tersebut nantinya akan dipindah untuk sementara di wilayah tak jauh dari Pasar Wisata Cheng Hoo. “Kemungkinan nanti akan kami sediakan tempat di depan Cheng Hoo dan juga di wilayah terminal,” tambahnya.
Diketahui sebelumnya, Pj Bupati Pasuruan telah memaparkan pembangunan grand desain Cheng Hoo di pemerintah pusat. Grand desain ini nantinya akan menjadi salah satu icon dengan standart internasional.
Sehingga pengunjung yang datang akan terintegrasi satu sama lain, diantaranya yakni tempat parkir yang luas, terminal, dan juga Pasar Wisata Cheng Hoo sendiri. Selain memudahkan pengunjung, pembangunan ini nantinya akan lebih memperkenalkan produk lokal yang ada di Pasuruan. (ada/kun)
BACA JUGA: Diancam Digusur, PKL Wisata Pasar Cheng Hoo Pandaan Pasuruan Resah






