Pasuruan (beritajatim.com) – Masuk hari ketiga masa kampanye calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak melakukan blusukan di Pasar Pandaan. Kedatangannya ini tak hanya menyapa warga melainkan juga mendengar keluhan para pedagang.
Emil mengatakan bahwa banyak pasar yang masih perlu dibenahi, salah satunya yakni Pasar Pandaan. Menurutnya Pasar Pandaan memiliki lokasi yang strategis menjadi pasar induk di Kabupaten Pasuruan.
“Pasar induk itu sebagai jembatan ke pasar-pasar kecil, sehingga kalo kami lihat sejauh mata memandang banyak pembeli akhir disini. Penentuan pasar induk harus hati-hati, karena kami melihat Pasar Pandaan ini memiliki lokasi sangat strategis,” jelasnya.
Namun, Emil juga mengatakan bahwa Pasar Pandaan bisa menjadi pasar induk salah satu komoditas tersendiri. Seperti halnya komoditas holtikultura mengingat di area Pasar Pandaan banyak restoran dan rumah makan.
“Jangan sampai ada istilah seng teko ora tuku, seng tuku ora teko. Maka dari itu, saya dengan bu Khofifah pada periode lalu juga sangat menjadi perhatian kami dan menjadi prioritas,” ungkapnya.
Emil juga mengatakan bahwa pihaknya akan bekerjasama dengan Walikota dan Bupati untuk mendapatkan data pasar yang perlu direlokasi. Pasalnya masih banyak pasar di Jawa Timur yang perlu dibenahi.
Seperti halnya penempatan para pedagang daging yang mendapatkan lokasi khusus. Tak hanya itu, pedagang makanan yang berjualan di pasar tradisional juga perlu diperhatikan.
Pada tempat lain, calon Bupati Pasuruan, Rusdi Sutedjo juga mendukung perbaikan Pasar Pandaan. Mengingat Pasar Pandaan juga memiliki potensi yang strategis.
“Perbaikan yang signifikan jadi kedepan Pasar Pandaan akan menjadi Pasar Tradisional Modern. Dengan cara menata pengunjung agar nyaman dan pemerintah akan mensuport para pedagangnya,” sambutnya. [ada/aje]






