Surabaya (betitajatim.com) – Pasar elektronik di Indonesia mengalami dinamika menarik menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025. Poedji Horixon, Direktur Utama UFO Electronics, mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan permintaan produk pendingin seperti kulkas dan freezer menjelang puasa.
“Februari kemarin menjelang puasa ada peningkatan khususnya produk-produk pendingin seperti kulkas atau freezer,” ujarnya, menjelaskan tren yang terjadi di awal tahun.
Namun, saat ini, pasar cenderung melambat karena masyarakat masih menunggu pencairan Tunjangan Hari Raya (THR).
“Saat-saat ini memang mendekati lebaran dan belum menerima THR itu jadi ya agak slow ya,” kata Poedji, menggambarkan kondisi pasar saat ini.
UFO Electronics berharap terjadi lonjakan penjualan setelah THR cair pada 17 Maret 2025, terutama untuk produk kulkas, televisi, dan peralatan hiburan lainnya.
“Mungkin setelah itu, harapan kita ya ada lonjakan yang lembaran juga,” ungkapnya, menunjukkan optimisme terhadap daya beli masyarakat setelah THR cair.
Kategori AC juga mengalami pertumbuhan penjualan yang cukup besar, mencapai sekitar 30% pada tahun sebelumnya.
“Kategori AC itu tumbuhnya cukup besar. Kemarin AC 2023 ke 2024 itu saya naik sekitar 30%,” jelas Poedji, menyoroti produk yang mengalami peningkatan signifikan.
Penjualan online melalui aplikasi UFO Electronics dan marketplace seperti Shopee dan Tokopedia terus meningkat, meskipun kontribusinya masih sekitar 5% dari total penjualan.
“Kalau secara total sih memang tidak besar, masih ya 5%,” kata Poedji, mengakui bahwa penjualan offline masih mendominasi.
Namun, produk premium seperti air purifier dan peralatan rumah tangga kecil seperti rice cooker tetap diminati.
“Air purifier itu sekarang mulai banyak diminati,” tuturnya, menunjukkan adanya segmen pasar yang terus berkembang.
Dalam menghadapi pasar Ramadan, UFO Electronics menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 20% pada tahun ini.
“Tahun ini kita ya kejar optimis ya 20% lah kalau bisa ya,” kata Poedji, mengungkapkan target perusahaan.
Untuk mencapai target tersebut, UFO Electronics menawarkan program promo menarik seperti cicilan 0% untuk menarik konsumen.
“Kami bikin program-program promo yang menarik, promo seperti apa cicilan 0% itu tetap diminati,” jelasnya.
Selain itu, mereka juga mengadakan pameran di pusat perbelanjaan untuk mendekatkan diri dengan konsumen.
“Kami lagi jalan pameran di Sidoarjo di Lippo Mall sekarang ini sampai hari Minggu nanti, kita lebih pendekatan ke masyarakat dengan pameran,” ungkap Poedji.
UFO Electronics juga melakukan ekspansi cabang dengan membuka cabang baru di Bekasi dan berencana membuka cabang di kota-kota lain di Jawa.
“Minggu ini kita buka di Bekasi,” katanya. Mereka juga meningkatkan layanan online dan memperbaiki sistem pergudangan untuk mendukung penjualan online.
“Kami mau perbaiki di gudang-gudang kita juga sudah tambah satu di Gresik,” jelasnya.
Beberapa faktor mempengaruhi pasar elektronik, termasuk isu kenaikan pajak 12% pada akhir tahun lalu yang mendorong masyarakat untuk berbelanja lebih awal.
“Desember itu cukup peningkatan cukup tajam karena ada isu pajak naik 12%,” tutur Poedji. Stabilitas ekonomi dan politik juga menjadi faktor penting dalam pertumbuhan pasar elektronik.
“Harapan kita ya mudah-mudahan selama politik apa ndak ada gejolak masih bisa tumbuh,” kata Poedji.
Perubahan gaya hidup masyarakat, seperti meningkatnya minat terhadap makanan beku dan meal preparation, juga memengaruhi permintaan produk elektronik. Selain itu, beberapa produk seperti kulkas akan mengalami kenaikan harga sekitar 2% dikarenakan beberapa faktor seperti biaya produksi dan biaya import.
“Infonya ada beberapa brand naik tapi nggak besar sih 2% saja,” ungkapnya.
Meskipun menghadapi beberapa tantangan, UFO Electronics tetap optimis dengan pertumbuhan pasar elektronik di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi yang stabil dan perubahan gaya hidup masyarakat menjadi faktor pendukung utama.[rea]






