Madiun (beritajatim.com) – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun, Bonie Laksmana dan Bagus Rizki Dinarwan, yang dikenal dengan nama pasangan “Bonus”, menawarkan insentif sebesar Rp1 juta per bulan kepada setiap ketua RT di Kota Madiun. Insentif ini diberikan bagi ketua RT yang secara rutin melaporkan kondisi terkini masyarakat di wilayahnya.
Menurut Bonie, program ini bertujuan untuk memastikan informasi yang valid terkait keadaan masyarakat, seperti tingkat kemiskinan, kebutuhan bantuan sosial, hingga layanan posyandu, agar pemerintah dapat segera melakukan tindakan yang diperlukan.
“Program ini sangat penting untuk mendapatkan data yang akurat terkait kondisi masyarakat. Dengan laporan rutin dari ketua RT, kita bisa lebih cepat menangani isu-isu seperti kemiskinan, posyandu, serta bantuan sosial,” ungkap Bonie saat menghadiri Kampanye Akbar di Lapangan Rejomulyo, Kota Madiun, Minggu (6/10/2024).
Selain itu, pasangan Bonus juga mengumumkan program bantuan dana langsung sebesar Rp10 juta untuk setiap RT. Dana tersebut dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan kegiatan lainnya. Tak hanya itu, Bonie menjelaskan bahwa dana Rp10 juta tambahan akan dikelola oleh dasawisma untuk mendukung program-program sosial seperti bantuan untuk lansia, penanggulangan kemiskinan, kesehatan ibu hamil, serta penanganan gizi buruk.
“Dana sebesar Rp10 juta ini akan digunakan oleh setiap RT untuk berbagai keperluan pembangunan. Sementara itu, dasawisma akan mengelola dana yang sama untuk membantu berbagai program sosial yang penting bagi masyarakat, seperti posyandu dan program penanggulangan kemiskinan,” tambah Bonie.
Ketika ditanya tentang besarnya alokasi dana bantuan ini, Bonie menegaskan bahwa program-program tersebut telah melalui perencanaan dan perhitungan yang cermat bersama pasangannya, Bagus Rizki Dinarwan. Mereka yakin bahwa dana tersebut dapat dikelola dengan baik dan sesuai dengan anggaran yang telah disusun.
“Program ini sangat realistis dan dapat diterapkan dengan baik. Kami telah melakukan kajian mendalam terkait anggaran dan pelaksanaannya, serta akan bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan agar program ini berjalan lancar,” tegas Bonie.
Sebelum acara kampanye dimulai, Bonie dan Bagus menyempatkan diri berbaur dengan para pendukung mereka. Suasana akrab tercipta saat mereka menjalin interaksi langsung dengan masyarakat, yang mencerminkan pendekatan kekeluargaan dari pasangan ini.
“Kampanye akbar ini merupakan satu-satunya kesempatan yang kami dapatkan, dan kami ingin memanfaatkannya dengan mendekatkan diri kepada masyarakat secara kekeluargaan. Kami adalah bagian dari masyarakat Madiun,” tutup Bonie. [fiq/but]






