Surakarta (beritajatim.com) – Atlet para taekwondo Jawa Timur tampil gemilang di ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII/2024 yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah. Mereka sukses melampaui target yang ditetapkan pemerintah daerah, dengan membawa pulang satu medali emas dan satu medali perunggu. Padahal, sejak awal, cabang olahraga ini hanya ditargetkan meraih maksimal satu medali perak dan satu perunggu.
Kesuksesan Jawa Timur ditorehkan oleh Ria Yulianti, atlet para taekwondo putri yang berhasil menyabet medali emas usai mengalahkan Rahmatul Hidayah dari Riau. Bertanding di kelas K44 kategori -52 kilogram wanita, Ria tampil luar biasa di babak final yang digelar pada Jumat (11/10/2024), mengakhiri pertandingan dengan skor 15-8.
Di sisi lain, medali perunggu diraih oleh Moch Saerozi, yang sehari sebelumnya berhasil mengalahkan Robertus Febry Perdananto dari DI Yogyakarta di kelas K44 kategori -70 kilogram pria. Saerozi mendominasi laga dengan kemenangan telak, 44-22.
Pelatih para taekwondo Jawa Timur, Burhan Effendi, mengungkapkan bahwa kemenangan ini merupakan hasil dari penerapan strategi yang disiplin dan fokus. “Saya selalu mengingatkan mereka untuk tetap tenang dan fokus saat menghadapi lawan. Ria berhasil menerapkan taktik ini meskipun sempat tertinggal, namun ia mampu membalikkan keadaan dan meraih kemenangan,” ujar Burhan usai pertandingan di Auditorium Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.
Ria Yulianti, atlet asal Lumajang, menyatakan kegembiraannya atas kemenangan tersebut. Kini, ia akan fokus berlatih dengan harapan bisa terpilih masuk Pusat Latihan Nasional (Puslatnas) para taekwondo untuk ASEAN Paragames 2025 di Thailand. “Saya akan berusaha lebih baik lagi. Mudah-mudahan bisa ikut berlaga di ASEAN Paragames nanti,” ujar Ria penuh semangat.
Secara keseluruhan, kontingen Jawa Timur yang diperkuat 83 atlet para, ditargetkan membawa pulang minimal 14 medali emas dari 12 cabang olahraga yang diikuti. Hingga hari terakhir pertandingan, mereka sukses melampaui target dengan total 17 medali emas. Meski begitu, keberhasilan Ria belum cukup untuk menggeser posisi Kalimantan Selatan di peringkat 7 klasemen perolehan medali. Jawa Timur masih berada di peringkat 8 dalam ajang Peparnas XVII/2024. [kun]






