Sumenep (beritajatim.com) – Panwascam (Panitia Pengawas Kecamatan) Sepekan diduga menyelewengkan biaya operasional (BOP). Merespon hal tersebut, puluhan mahasiswa di Sumenep yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Kepulauan Sapeken Sumenep (Himpass) berunjukrasa ke Bawaslu setempat Jumat (23/06/2023).
Mereka mengadukan kinerja Panwascam Sapeken yang diduga telah melakukan penyelewengan pencairan biaya operasional itu.
“Pencairan biaya operasional selama 2 bulan ini dilakukan tanpa bendahara. Ini jelas menyalahi prosedur. Jangan-jangan BOP itu masuk kantong pribadi karena bendahara tidak dilibatkan dalam pencairan,” kata korlap aksi, Ahmad Fauzi Nur.
BACA JUGA:
Bawaslu Minta Partisipasi Media dan OKP Dalam Pengawasan Pemilu
Selain itu, ia menuding Panwascam Sapeken tidak melakukan tahapan-tahapan yang harus dilakukan sesuai ketentuan. “Kami mendapat informasi bahwa untuk pengawas desa tidak mendapatkan bimtek. Ini kan mengabaikan tahapan yang sudah ditentukan,” tandasnya.
Ia memaparkan, ada tiga tuntutan penting yang dibawa Himpass. Pertama meminta Bawaslu untuk mengevaluasi kinerja Panwascam Sapeken. Kedua, apabila ditemukan ada pelanggaran yang dilakukan Panwascam Sapeken, Bawaslu diminta untuk menjatuhkan sanksi.
“Tuntutan kami yang ketiga adalah, pecat Panwascam Sapeken apabila pelanggaran yang ditemukan merupakan pelanggaran berat,” ucap Fauzi.

Sementara Ketua Bawaslu Kabupaten Sumenep, Anwar Noris tidak dapat menemui langsung para pengunjukrasa, karena tengah berada di Pulau Kangean untuk menjalankan tugas pengawasan tahapan pemilu. Namun melalui sambungan telepon, Noris mengaku telah mendengar informasi dugaan penyelewengan yang dilakukan Panwascam Sapeken.
Karena itulah, Bawaslu Kabupaten Sumenep memanggil Panwascam Sapeken untuk mengklarifikasi. “Kami dari Bawaslu Kabupaten telah memanggil Panwascam Sapeken untuk klarifikasi. Tiga anggota Panwascam semuanya membantah dugaan itu, dan menyampaikan bahwa Panwascam Sapeken melakukan kegiatan sesuai prosedur,” ujarnya.
BACA JUGA:
Bawaslu Sumenep Terima 5 Aduan Pencatutan Nama Anggota Parpol
Bahkan tentang dugaan penyelewengan pencairan dana BOP, bendahara Panwascam Sapeken juga membantah dan menyatakan bahwa dirinya dilibatkan dalam proses pencairan seperti prosedur semestinya. Ini ada video pernyataan bendahara Panwascam Sapeken bahwa dia ikut dalam proses pencairan BOP. Karena memang tidak mungkin dana itu cair kalau tidak ada ketua dan bendahara,” tukasnya. [tem/suf]






