Jember (beritajatim.com) – Setelah sempat terhenti karena pandemi Covid-19, Jember Adventure Trail (Jerat) kembali digelar di Kabupaten Jember, Jawa Timur, 28-29 Januari 2023. Perhelatan ketujuh ini diikuti 1.150 orang peserta dan diberangkatkan di Jalan Sudarman, Sabtu (28/1/2023) pagi.
“Ini meneruskan kegiatan Jerat sebelumnya yang dulu setop karena ada pandemi. Dengan adanya kegiatan trail ini, para crosser bisa melihat langsung kondisi Jember sebenarnya, panorama Jember yang indah, dan UMKM bisa mendukung,” kata Bupati Hendy Siswanto, usai membuka acara.
[berita-terkait number=”5″ tag=”jember”]
Hendy berharap para peserta dari luar daerah ini bisa ikut membantu penyebaran informasi mengenai kondisi Jember. “Bagaimana menariknya Jember untuk bisa berinvestasi. Jadi Jerat VII ini multiplier effect-nya banyak sekali terhadap pergerakan ekonomi dan kemajuan Kabupaten Jember,” jelasnya.
Kegiatan yang melibatkan banyak orang seperti Jerat, menurut Hendy, bisa membantu mengendalikan inflasi di Jember. “Dengan adanya usaha mikro kecil menengah bergerak semua selama dua hari ini. Saya berharap jangan dua hari, tapi lima hari. Diadakan lebih lama lagi supaya UMKM kami bisa ikut membantu juga kebutuhan para crosser,” katanya.
Hendy menyebut Jerat adalah perpaduan silaturahmi, pariwisata, dan UMKM. “Semua bergerak dan menjadi semangat bersama antara Pemerintah Kabupaten Jember dan para komunitas trail di Jember. Kami berharap setiap kegiatan positif seperti ini dapat terus muncul,” katanya. [wir/kun]






