Surabaya (beritajatim.com) – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Haleon melalui merek andalannya, Panadol, kembali menegaskan komitmennya mendukung literasi kesehatan masyarakat.
Panadol berpartisipasi aktif dalam kegiatan edukasi swamedikasi dan layanan cek kesehatan gratis bagi para bidan serta pengunjung di Surabaya.
Kolaborasi Panadol dan IBI yang sudah berjalan selama dua tahun ini menjadi wujud dukungan nyata untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengobatan mandiri yang aman dan tepat. Inisiatif ini juga menegaskan peran penting bidan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan keluarga.
“Sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, bidan memiliki posisi yang unik dan strategis sebagai sumber informasi terpercaya bagi para ibu. Bagi banyak keluarga, bidan menjadi tempat pertama untuk bertanya dan mendapatkan arahan seputar kesehatan. Untuk itu, akses terhadap pengetahuan yang terkini dan berkelanjutan sangat penting agar para bidan dapat menjalankan perannya secara maksimal. Kami menyambut baik kolaborasi dengan Panadol yang terus mendukung upaya peningkatan kapasitas bidan dan memperluas jangkauan edukasi kesehatan yang inklusif di tengah masyarakat,” ujar Dr. Ade Jubaedah, S.SiT, MM, MKM, Ketua IBI dalam keterangan tertulis yang diterima beritajatim.com, Selasa (1/7/2025).
Selain layanan kesehatan, Panadol juga menyoroti pentingnya peran bidan dalam menjembatani akses informasi kesehatan di tingkat keluarga.
“Peran bidan sebenarnya jauh lebih luas dari yang banyak orang kira. Bidan tidak hanya mendampingi ibu selama kehamilan dan persalinan, tetapi juga menjadi tempat masyarakat mencari informasi kesehatan sehari-hari. Karena dekat dengan keluarga dan komunitas, kami sering menjadi jembatan antara layanan kesehatan formal dan kebutuhan nyata di lapangan. Saya mengapresiasi adanya program dari Panadol ini. Pelatihan seperti ini sangat penting agar kami bisa terus memperbarui pengetahuan dan menjalankan peran kami sebagai pendamping kesehatan keluarga,” kata Siswati, Bidan di RS Putri Surabaya.
Lanjutkan Literasi Kesehatan Lewat Panadol Klinik Cekatan
Partisipasi Panadol pada perayaan HUT IBI ke-74 ini juga menjadi bagian dari keberlanjutan program Panadol Klinik Cekatan yang telah diluncurkan sejak 2023.
Melalui program ini, Panadol menyediakan edukasi kesehatan berbasis komunitas, konsultasi tatap muka, serta dukungan telemedicine dengan layanan Panadol Telepon Cekatan dan Panadol Koper Cekatan, sehingga mempermudah masyarakat memperoleh informasi kesehatan tanpa harus ke fasilitas kesehatan.
Hingga pertengahan 2025, Panadol Klinik Cekatan telah menjangkau lebih dari 26.000 pasien di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Temuan di lapangan menunjukkan bahwa keluhan yang paling sering muncul adalah nyeri otot dan sendi, sakit kepala, serta flu dan batuk. Hal ini menegaskan perlunya edukasi swamedikasi yang bijak dan bertanggung jawab.
Pada kegiatan di Surabaya, Panadol menghadirkan dua kegiatan utama, yaitu sesi edukasi bertema “Memilih Obat yang Aman untuk Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita”, serta layanan cek kesehatan gratis mencakup pemeriksaan tekanan darah, gula darah, hingga asam urat. Selain itu, tersedia akses konsultasi dokter jarak jauh melalui Panadol Koper Cekatan.
Dhanica Mae Dumo-Tiu, General Manager Haleon Indonesia, mengatakan edukasi kesehatan tidak boleh berhenti di satu komunitas saja. Harus ada kesinambungan, dan harus diperluas ke lebih banyak daerah untuk menjangkau masyarakat di berbagai lapisan.Inilah yang menjadi semangat Haleon dalam mewujudkan kesehatan yang lebih inklusif.
“Kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-74 kepada IBI, dan berharap kolaborasi ini menjadi landasan kuat untuk masa depan pengobatan mandiri yang lebih bijak, berbasis ilmu pengetahuan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.”kata Dhanica.
Komitmen Panadol untuk Indonesia Sehat
Sebagai bagian dari visi Haleon menghadirkan kesehatan sehari-hari yang lebih baik, Panadol akan terus memperluas jangkauan Panadol Klinik Cekatan ke lebih banyak daerah di Indonesia.
Kolaborasi dengan organisasi profesi, pemerintah, serta lembaga swadaya masyarakat diharapkan dapat memperkuat literasi kesehatan dan membangun sistem kesehatan yang tangguh, inklusif, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. (ted)






