Gresik (beritajatim.com) – Pagu jalur prestasi pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) masuk SMP di Kabupaten Gresik masih tersisa banyak. Berdasarkan data Dinas Pendidikan (Dispendik) setempat, dari total 2.281 pagu prestasi masih menyisakan 410 kuota.
Pendaftaran untuk jalur prestasi baru akan ditutup pada Sabtu (25/6). Namun dilihat dari banyaknya pagu tersebut dan belum terisi, diprediksi tidak maksimal.
Berdasarkan website gresik.siap-ppdb.com terlihat ada 14 lembaga SMP negeri yang pagu prestasinya belum penuh. Malahan, sejumlah lembaga masih nol pendaftar. Di antaranya SMPN 7, SMPN 13, SMPN 19 dan SMPN 23. Keempat sekolah yang berada di pinggiran itu belum ada siswa yang mendaftar melalui jalur prestasi.
Kondisi ini berbeda dengan SMPN 33 Gresik, di sekolah yang baru berusia 4 tahun ini sudah tidak ada pagu tersisa. Dari 48 pagu jalur prestasi, sudah terisi sepenuhnya dengan nilai akhir tertinggi 86,81. Sementara itu, SMPN 34 yang baru membuka PPDB tahun 2021 lalu pun juga laris manis.
Tahun ini, pagu prestasi SMPN 34 sebanyak 39 dengan nilai akhir tertinggi 67,51. Padahal SMP di wilayah Manyar itu belum memiliki gedung untuk pembelajaran. Saat ini, 128 siswa yang masuk pada 2021 lalu masih menumpang belajar di SDN Suci, Manyar.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dispendik Gresik Nur Maslichah menuturkan, pihaknya menyayangkan masih banyaknya pagu jalur prestasi yang belum terisi. Padahal, jalur prestasi ini cukup mudah untuk masuk ke sekolah negeri. Sebab, menggunakan nilai raport tanpa memiliki piagam lomba pun bisa.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ppdb”]
“Pagu jalur prestasi harus banyak dimanfaatkan. Kendati ada jalur zonasi yang pendaftarannya dibuka pada 28 Juni 2022. Malah lebih sulit. Pasalnya, para siswa akan bersaing menggunakan jarak tempat tinggal dengan sekolah,” tuturnya, Senin (20/06/2022).
Masih menurut Nur Maslichah, khusus untuk SMPN 34, proses belajarnya masih menumpang. Namun sejak PPDB tahun lalu, pagu yang disediakan selalu penuh.
“Tahun ini rencananya SMPN yang berada Perum di Pondok Permata Suci (PPS) itu akan dibangun. Insya Allah tahun depan sudah memiliki sekolah sendiri untuk belajarnya,” tandasnya. [dny/but]






