Pacitan (beritajatim.com) – Di tengah wacana penggabungan puluhan sekolah di berbagai daerah, Kabupaten Pacitan justru mendapat angin segar di sektor pendidikan. Kabupaten yang terletak di ujung barat daya Jawa Timur ini menjadi salah satu dari 52 daerah di Indonesia yang akan menerima program Sekolah Rakyat (SR) dari Kementerian Sosial RI, sebuah inisiatif yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Program Sekolah Rakyat ini ditujukan untuk membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Pemerintah pusat menargetkan, melalui SR, pemerataan pendidikan bisa lebih cepat terwujud, terutama di daerah-daerah dengan tingkat partisipasi pendidikan yang masih rendah.
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima pemberitahuan resmi dari Kementerian Sosial terkait rencana pembangunan SR di wilayahnya. “Kami sudah menerima surat dari Kementerian, dan Pacitan termasuk salah satu daerah yang ditunjuk,” katanya ditulis Kamis (10/4/2025).
Sebagai bentuk kesiapan dan dukungan, Pemkab Pacitan telah menyediakan lahan seluas 5 hektare di Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan. Lokasi ini dinilai strategis dan memenuhi standar teknis pembangunan sekolah seperti yang diminta oleh pemerintah pusat. “Sudah kami survei dan lokasinya telah sesuai dengan spesifikasi,” imbuh Bupati Aji.
Keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan pendidikan warga, khususnya mereka yang selama ini menghadapi kendala ekonomi. Selain itu, program ini diharapkan turut mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Pacitan.
Pemkab pun berkomitmen untuk terus mendukung program ini dari sisi penyediaan infrastruktur maupun sumber daya pendukung lainnya. “Kami ingin memastikan pendidikan di Pacitan terus maju dan dapat dinikmati semua kalangan,” tutup Bupati. (tri/but)






