Blitar (beritajatim.com) – PT. Rejoso Manis Indo yang berada di Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar menggelontorkan dana CSR sebesar 1,5 miliar rupiah untuk perbaikan jalan rusak sepanjang 7 kilometer di 3 desa. Perbaikan jalan ini sudah mulai dikerjakan kemarin tanggal 2 November 2022.
“Perlu kami informasikan bahwa selama kurun waktu 9 bulan terakhir sejak Februari 2022, PT Rejoso Manis Indo – mitr phol group telah mengeluarkan dana CSR untuk perbaikan ruas jalan Rejoso- Brongkos sebesar lebih dari Rp. 1,5 miliar,” kata Putut Hindaruji, Publik dan government Relations Manager PT. RMI, Kamis (3/11/2022).
Menurut PT. Rejoso Manis Indo, rencana perbaikan jalan rusak ini mulai dilakukan pada tanggal 25 Oktober 2022 lalu. Namun karena ada kendala hujan maka rencana perbaikan jalan rusak tersebut tidak berjalan maksimal.
Meski demikian pihak pabrik tebu yang berada di kecamatan Binangun Kabupaten Blitar itu kini telah mulai menjalankan perbaikan jalan yang kemarin sempat dilakukan penanaman pohon pisang oleh warga.
“Dan perlu kami sampaikan bahwa hari Selasa lalu merupakan hari terakhir masa giling tebu maka demikian perbaikan sejumlah titik ruas jalan raya Rejoso dapat segera dilakukan,” imbuhnya.
Dalam proses perbaikan jalan rusak tersebut PT. RMI juga berkondisi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR kabupaten Blitar. Ditargetkan perbaikan jalan rusak tersebut akan selesai dalam kurun waktu 10 hari ke depan.

Perbaikan jalan ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab dari perusahaan pabrik tebu Rejoso Manis Indo, dimana banyak kendaraan tebu yang melintasi jalan warga. Sehingga diharapkan dengan perbaikan ini dapat memperlancar aktivitas warga serta mengurangi resiko kecelakaan akibat banyaknya jalan berlubang.
“PT. Rejoso Manis Indo menargetkan perbaikan jalan ini akan selesai dalam kurun waktu 10 hari ke depan,” ujar Putut Hindaruji.
Sebelumnya sejumlah warga di Desa Ngembul Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar melakukan aksi protes atas rusaknya jalan di desanya dengan melakukan penanaman pohon pisang. Warga juga terganggu dengan banyaknya debu yang beterbangan ke rumah warga, bahkan menyebabkan sejumlah warga mengalami gangguan pernapasan seperti batuk.
[berita-terkait number=”4″ tag=”blitar”]
Warga menuntut agar jalan rusak yang terjadi di 3 desa yakni Desa Ngembul, Desa Rejoso serta Desa Jajakan segera diperbaiki. Pembasahan jalan juga sangat diharapkan warga untuk mencegah banyaknya debu yang beterbangan ke rumah warga.
Pasca protes tersebut, pihak pabrik tebu Rejoso Manis Indo telah berkomunikasi dengan warga sekitar jalan rusak. Dalam pertemuan tersebut perusahaan tebu yang menetap di Desa Rejoso Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar itu berjanji akan melakukan perbaikan jalan sepanjang 7 Kilometer. [owi/but]

as a preferred source on Google




