Malang (beritajatim.com) – Orientasi Pengenalan Kampus dan Pesantren (Ospektren) Universitas Nurul Jadid (Unuja) Probolinggo telah resmi dibuka. Acara ini berlangsung selama tiga hari, yaitu 9-11 September 2023 di di Aula I dan II Pondok Pesantren Nurul Jadid.
Ospektren tahun akademik 2023-2024 mengusung tema ‘Regenerasi Mahasiswa Santri dalam Mengakselerasi generasi Bangsa Berkualitas,’. Rektor Unuja, KH. Abd. Hamid, M. Ag, menekankan tentang pengamalan Trilogi Santri dan Panca Kesadaran Santri.
Trilogi santri meliputi memperhatikan kewajiban-kewajiban fardhu ain, mawas diri dengan meninggalkan dosa-dosa besar, dan berbudi luhur kepada Allah SWT dan makhluk. Adapun panca kesadaran santri, yaitu kesadaran beragama, kesadaran berilmu, kesadaran berorganisasi, kesadaran bermasyarakat, serta kesadaran berbangsa dan bernegara.
“Mereka mempunyai skill keilmuan dan kepekaan terhadap lingkungan, terutama mengamalkan Trilogi Santri dan Panca Kesadaran Santri yang menjadi Simbol Unuja Berkeadaban,” ungkap Kiai Hamid, Rektor Unuja Probolinggo.
Lebih lanjut, Rektor yang memberikan tausiyah lewat video rekaman dari mekkah berpesan kepada peserta Ospektren Unuja bahwa kegiatan ini nantinya berisi materi pengajaran dan praktek pengabdian kepada masyarakat. Hal tersebut sangat berguna untuk mahasiswa baru sebelum masuk dunia perkuliahan.
“Kegiatan Ospektren ini merupakan Orientasi Pengenalan Kampus dan Pesantren yang diselenggarakan oleh Universitas Nurul Jadid (Unuja) dengan tujuan mempercepat proses adaptasi mahasiswa baru dengan lingkungan baru,” katanya mengakhiri.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Wakil Rektor (WR) Unuja meliputi, WR I Akademik dan SDM Drs. Hambali, M.Pd, KH. Najiburrahman selaku WR II bidang Keuangan, Aset dan Sarana Prasarana. Hadir juga Dr. H. Ahmad Fawaid, M.Th.I selaku Dekan Fakultas Agama Islam, Zainal Arifin, M.Kom Dekan Fakultas Teknik dan seluruh pimpinan lembaga.
Tercatat ada 977 Mahasiswa dan Mahasiswi Baru dari empat Fakultas. Rinciannya, yaitu 392 orang Fakultas Agama Islam, 265 orang Fakultas Teknik, 85 orang Fakultas Kesehatan dan 212 Fakultas Sosial dan Humaniora.
Pada kesempatan ini, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, KH. Moh. Zuhri Zaini menyampaikan harapan untuk mahasiswa baru 2023. Mereka dihimbau agar meningkatkan karakter akhlakul karimah.
“Ketika menempuh pendidikan untuk mencari ilmu, kita harus lebih mengutamakan peningkatan karakter akhlakul karimah pada diri kita sendiri sehingga ilmu itu bisa berguna bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara,” kata Pengasuh PP Nurul Jadid Probolinggo.
Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor I Drs. Hambali, M.Pd dan Wakil Rektor II KH. Najiburrahman, secara simbolik dengan penyematan kepada peserta Ospektren 2023 dan Penekanan tombol sebagai tanda dibukanya kegiatan tersebut.
Drs. Hambali, M.Pd mengajak mahasiswa baru agar memiliki pandangan global kampus dan memiliki pandangan khusus tentang kampus Unuja. Hal tersebut sebagai tolak ukur dalam meningkatkan inovasi yang berlandaskan trilogi dan panca kesadaran santri, serta amanat UUD 1945.
“Unuja hadir untuk berpartisipasi dalam rangka mencerdaskan bangsa sehingga produk yang dihasilkan lewat sumber daya manusia Unuja bisa memberi manfaat untuk Bangsa dan Negara,” ujar Hambali. (dan/kun)







