Surabaya (beritajatim.com) – Ernando Ari tampil gemilang sepanjang babak pertama pertandingan Persebaya Surabaya lawan Persija Jakarta pada Minggu (26/7/2026) malam di Stadion Gelora Bung Tomo. Laga Grup B Piala Presiden 2026 tersebut masih imbang 0-0 hingga turun minum.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, duel Persebaya melawan Persija berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama mencoba mengambil alih kendali permainan, tetapi solidnya lini pertahanan membuat peluang emas sulit tercipta pada menit-menit awal.
Ancaman pertama datang dari Persija pada menit kedelapan. Serangan cepat Macan Kemayoran hampir membuahkan gol, namun Yuran Fernandes bek Persebaya tampil sigap memotong aliran bola sebelum membahayakan gawang tuan rumah.
Semenit kemudian, Ernando Ari menunjukkan kelasnya sebagai benteng terakhir Bajul Ijo. Kiper berusia 24 tahun itu melakukan penyelamatan krusial dengan menepis tembakan jarak dekat pemain Persija. Aksi refleksnya membuat Persebaya terhindar dari kebobolan sekaligus menjaga skor tetap 0-0.
Setelah berhasil meredam tekanan lawan, Persebaya mulai meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-23, Ricky Pratama melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras ke arah gawang Persija, tetapi masih melebar tipis dari sasaran.
Miguel Pereira kemudian menjadi motor serangan Persebaya. Gelandang asal Portugal itu memperlihatkan aksi individu pada menit ke-35 dengan melewati beberapa pemain Persija sebelum melepaskan tembakan. Namun, upayanya masih mampu diamankan penjaga gawang tim tamu.
Tekanan Persebaya terus berlanjut hingga penghujung babak pertama. Francisco Rivera memperoleh peluang melalui tendangan bebas pada menit ke-40, tetapi eksekusinya kembali berhasil dimentahkan kiper Persija yang tampil disiplin mengawal gawangnya.
Menjelang turun minum, Miguel Pereira kembali mencoba memecah kebuntuan lewat sepakan jarak jauh pada menit 45+3. Sayangnya, bola masih melambung di atas mistar.
Hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama, tidak ada gol yang tercipta. (faw/but)






