Surabaya (beritajatim.com) – Kabar meninggalnya Ivan (30) yang lompat dari lantai 28 apartemen Puncak Bukit Golf Surabaya membuat keluarga syok. Ditemui Beritajatim.com di rumah duka, Po Ki San, ayah Ivan mengatakan jika anaknya sosok yang pendiam.
Ditanya terkait kematian Ivan yang loncat dari ketinggian 80 meter apartemen tersebut, Po Ki San hanya terdiam tertunduk lesu. Dengan wajah sedih, ia memceritakan jika ia sempat bertemu anaknya pada Sabtu (08/10/2022) sore. “Antara jam 4-5 sore itu pulang ke rumah mandi, tidak lama keluar lagi,” kata Po Ki San, Minggu (09/10/2022).
Menurut ayahnya, Ivan adalah sosok yang pendiam. Sehingga, dirinya tidak mengetahui apakah ada masalah yang menimpa Ivan. “Saya juga jarang komunikasi. Karena kita sama sama kerja juga, Kalau ada apa apa gak pernah cerita, sejak kecil emang gitu, saya tahu betul bagaimana sifat anak saya,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”bunuh-diri”]
Saat ditanya terkait pacar Ivan, ia mengatakan jika sudah saling mengenal. Sebab beberapa kali ke rumah dan pernah bercerita akan membeli sebuah rumah untuk jenjang kedepannya. Ia pun menceritakan jika Ivan sudah mapan dengan bekerja sebagai manajer di salah satu perusahaan kopi di daerah Citraland. “Iya kalau sama pacarnya ya baik baik saja. Tidak ada problem, mungkin karena pekerjaan. Saya juga kurang tahu betul,” jelasnya.
Po Ki San menjelaskan usai di persemayaman di Adi Jasa, jenazah Ivan rencananya akan di kremasi. Sebelumnya diberitakan oleh Beritajatim.com,Penghuni Apartemen Puncak Bukit Golf dihebohkan dengan seorang pria yang tergeletak di parkiran dengan bersimbah darah, Minggu (9/10/2022) pagi. Dari informasi yang dihimpun, pria tersebut nekat lompat dari lantai 28.
Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Agung Widoyoko mengatakan, pria tersebut adalah Ivan (30) warga penghuni lantai 28 yang sehari-hari tinggal bersama kekasihnya. “Dia tidur sama pacarnya. pacarnya saat itu sedang tidur. Dia (Ivan) keluar kamar terus ke lobby lantai 28. sandal dilepas trus buka jendela dan lompat,” ujar Agung saat dikonfirmasi Beritajatim.com.
Dari keterangan kekasihnya, tidak ada tanda-tanda aneh yang dialami oleh Ivan. Ditanya apakah ada kemungkinan Ivan adalah korban pembunuhan, Agung mengatakan pihaknya tidak menemukan tanda kekerasan. “Indikasi (pembunuhan) seperti didorong atau apa ga ada. Bunuh diri sendiri kok,” imbuh Agung. (ang/kun)






