Surabaya (beritajatim.com) – Orang tua perlu menyadari bahwa seorang anak sudah punya privasi yang seharusnya dijaga juga dilindungi. Terutama jika berhubungan dengan jagat media sosial. Sebab dengan orang tua memberikan informasi secara detail tentang anak di sosial media dinilai cukup berbahaya.
Kerentanan anak di media sosial, jauh lebih rentan ketimbang orang dewasa. Anak masih butuh perlindungan orang tua untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi di media sosial. Sehingga jika orang tua yang sembarangan membagikan suatu informasi tentang anak di media sosial, maka tengah membahayakan sang anak.
Dilansir dari Instagram @Kominfo bawah resiko pada arah kejahatan siber, data anak mudah sekali dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Sebab, pada dasarnya menjaga privasi anak sama pentingnya dengan memberikan jaminan rasa aman bagi tumbuh kembang anak. Berikut ini beberapa hal yang sebaiknya dilakukan untuk melindungi anak di sosial media.
Tidak mengumbar data pribadi anak
Jika sampai melakukan ini, Anak Anda berarti tengah terancam dari segi data pribadi yang dimiliki. Sebab saat ini kejahatan siber yang marak bisa melakukan apa saja, apalagi Anda dengan sepele membagikan data pribadi anak di sosial media.
Tidak memposting foto/video anak tanpa busana
Foto tanpa busana punya kemungkinan besar disalahgunakan pihak yang tidak bertanggung jawab. Bahkan bisa jadi foto tersebut akan mengancam pada keselamatan anak Anda.
Batasi memberikan informasi atau hal sensitif lainnya tentang anak
Jika ingin membagikan informasi tentang anak sebaiknya pertimbangkan dulu, baik dan buruknya. Sebab bisa membahayakan privasi anak dengan informasi tersebut. Hati-hati juga dengan memberikan informasi tentang aktivitas anak mencantumkan lokasi di postingan.
Hindari posting kartu identitas anak dan sejenisnya
Kartu identitas anak, atau hal lain yang sejenis bisa membahayakan bagi anak. Karena pada kartu identitas tersebut terdapat identitas pribadi anak yang sangat mungkin disalahgunakan.
Dari beberapa hal tersebut sebaiknya Anda mengatur audiens dan privasi sosial media sebelum membagikan. Tujuannya agar jika Anda terlupa atau sangat ingin membagikan hanya dibagikan pada keluarga terdekat saja yang memang sudah benar-benar dikenal. [dan/tur]






