Kediri (beritajatim.com) – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri untuk segera memindahkan operasional kantor dari bangunan museum daerah ke lokasi baru. Kebijakan ini diambil guna mendukung rencana pengembangan serta penyempurnaan ruang arkeologika yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri sepanjang tahun 2026.
Langkah pemindahan ini merupakan tindak lanjut pasca soft launching museum daerah pada 25 Desember 2025 lalu. Mas Dhito, sapaan akrab Bupati Kediri, menekankan pentingnya memaksimalkan fungsi lantai satu bangunan sebagai ruang pamer koleksi agar alur sirkulasi pengunjung menjadi lebih efektif dan nyaman.
“flow pengunjung jangan sampai dari lantai satu naik ke lantai dua kemudian turun lagi,” katanya.
Melalui arahan tersebut, seluruh ruangan di lantai satu museum akan dialihfungsikan sepenuhnya untuk menata koleksi sejarah dan purbakala. Hal ini mencakup area yang selama ini masih dipergunakan sebagai ruang kerja bagi personel Satpol PP Kabupaten Kediri.
“Jadi Satpol PP tolong digeser tempatnya tidak di situ lagi,” tambahnya.
Selain fokus pada penataan ruang, Bupati muda tersebut turut memberikan atensi pada aspek identitas museum. Mas Dhito memberikan masukan kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan agar nama museum daerah nantinya menggunakan nama tokoh besar yang memiliki relevansi sejarah kuat dengan Kabupaten Kediri, sehingga memiliki nilai edukasi dan kebanggaan bagi masyarakat.
Menanggapi instruksi tersebut, Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio menyatakan kesiapan jajarannya. Pihaknya kini tengah melakukan persiapan teknis untuk menempati lokasi kantor baru guna memastikan pelayanan dan tugas operasional tetap berjalan optimal.
“Rencananya menempati eks kantor Dinas Pertanian,” ucapnya.
Kaleb memastikan proses transisi ini akan dilakukan dalam waktu dekat. Sesuai target, sebelum 7 Februari 2026, seluruh aktivitas Kantor Satpol PP sudah sepenuhnya berpindah dari area museum di Desa Menang, Kecamatan Pagu, menuju bekas Kantor Dinas Pertanian yang berlokasi di selatan Convention Hall. [nm/aje]






