Malang (beritajatim.com) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang, menggelar operasi pasar murah, Rabu (8/2/2023) pagi. Sasarannya adalah masyarakat di Kecamatan Kepanjen.
Operasi pasar hari ini digelar di Pasar Kepanjen Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Malang. Operasi pasar murah Disperindag Kabupaten Malang bekerjasama dengan Bulog. Menjual beras jenis medium.
“Operasi pasar beras yang bekerjasama dengan Bulog ini, kami sediakan 8 ton beras. Selain beras, juga operasi pasar minyak curah bekerjasama dengan Kuda Grup sebanyak 15 ton,” ucap Laili Aliyah, Kabid Pengelolaan Pasar dan PKL Disperindag Kabupaten Malang di lokasi Operasi Pasar.
Laili mengatakan, operasi pasar murah ini adalah yang kali keempat untuk minyak curah. Sebelumnya digelar di Pasar Karangploso, Sumberpucung dan Pakisaji.
“Sedangkan untuk operasi pasar beras, baru kali pertama ini kami gelar di Pasar Kepanjen,” ujarnya.

Operasi pasar khusus beras ini, lanjutnya, akan dilakukan secara rutin. Disperindag sudah bersurat ke Bulog. Berharap bisa dilakukan dua hari sekali.
“Keinginan kami bisa dua hari sekali. Karena di Kabupaten Malang ada 34 pasar dan Disperindag siap memfasilitasi. Operasi pasar selanjutnya akan kami gelar di Pasar Lawang,” tuturnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pemkab-malang”]
Alasan Pasar Kepanjen menjadi pertama digelar operasi pasar beras, karena merupakan sentra Ibu Kota Kabupaten Malang. Ketika ini sukses, maka kegiatan operasi pasar beras di pasar lain juga berjalan sukses.
“Alhamdulillah antusias masyarakat yang membeli sangat banyak hingga antre. Sedianya 8 ton beras ini untuk masyarakat dan pedagang. Tetapi tidak sampai lama sudah habis terjual kepada masyarakat,” jelasnya.
Harga per-lima kilogram beras jenis medium yang dijual kepada masyarakat sebesar Rp 45 ribu. Harga tersebut di bawah pasaran yakni sebesar Rp 47 ribu. (yog/ted)






