Ringkasan Berita:
- Onang Fahar, adik Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, resmi masuk dalam kepengurusan DPC Partai Gerindra Kabupaten Ngawi sebagai bendahara.
- Onang menyebut kenyamanan bersama kader Gerindra menjadi alasan utama memilih partai tersebut.
- Program Presiden Prabowo Subianto yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, termasuk penciptaan lapangan kerja, turut menjadi pertimbangannya.
- Onang mengaku keputusan terjun ke politik merupakan bagian dari perjalanan hidupnya, tetapi belum merinci program yang akan diperjuangkan.
Ngawi (beritajatim.com) – Onang Fahar, adik Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, mengungkapkan alasan bergabung dengan Partai Gerindra setelah resmi dipercaya menjadi bendahara DPC Gerindra Kabupaten Ngawi. Pengusaha tersebut mengaku merasa nyaman dengan lingkungan dan rekan-rekan di partai yang kini dipimpin Darmawan Sutanto di tingkat kabupaten.
Onang masuk dalam kepengurusan baru DPC Gerindra Ngawi yang menerima surat keputusan (SK) dari Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Anwar Saddad, di kantor DPD Gerindra Jatim pada Minggu (27/9/2026).
Keputusan tersebut menjadi langkah baru bagi Onang yang selama ini lebih dikenal sebagai pengusaha. Meski tumbuh di lingkungan yang bersinggungan dengan aktivitas politik, ia baru mengambil keputusan untuk terlibat secara resmi melalui kepengurusan partai.
Saat ditanya mengenai alasan memilih Gerindra, Onang menyebut kenyamanan menjadi pertimbangan utamanya. Ia menegaskan, pilihannya bukan berarti dirinya tidak nyaman berinteraksi dengan kader partai politik lain.
“Saya kenapa milih Gerindra itu sebenarnya simpel. Simpel banget sebenarnya. Awal-awal saya di Gerindra bisa di situ. Saya sampai detik ini masih nyaman sama teman-teman Gerindra. Hanya itu saja jawabannya,” ujar Onang saat konferensi pers di Kantor DPC Partai Gerindra, Jalan MH Thamrin, Ngawi, Sabtu (17/10/2026).
Ia mengatakan, kenyamanan yang dirasakan bersama kader Gerindra memiliki karakter tersendiri. Namun, Onang tidak menjelaskan lebih jauh hal-hal yang membuatnya merasa cocok dengan lingkungan partai tersebut.
“Jadi bukan terus saya tidak nyaman dengan teman-teman parpol lain, enggak. Tapi sampai saat ini saya memang menemukan kenyamanan itu berbeda,” katanya.
Selain kenyamanan bersama kader, Onang mengakui program Presiden Prabowo Subianto juga menjadi salah satu pertimbangannya bergabung dengan Gerindra. Ia menaruh perhatian pada program yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, termasuk upaya menciptakan lapangan kerja.
“Ya, salah satu itu,” jawabnya saat ditanya apakah program Prabowo yang berorientasi kepada masyarakat turut memengaruhi keputusannya.
Penunjukan Onang sebagai bendahara dilakukan bersamaan dengan penetapan Darmawan Sutanto sebagai Ketua DPC Gerindra Ngawi dan Robbah Fatawi, S.E., sebagai sekretaris. Kepengurusan baru tersebut dibentuk setelah posisi ketua sebelumnya kosong akibat meninggalnya Waluyo Jati Sasono pada 2025.
Bagi Onang, keterlibatan secara resmi dalam politik merupakan keputusan yang diambil setelah menjalani perjalanan hidup sebagai pengusaha. Ia menilai, masuk ke dunia politik dapat membuka kesempatan untuk melakukan sesuatu secara lebih langsung.
“Bagaimanapun, saya itu perjalanan hidup itu harus pada akhirnya memilih. Jadi saya berpendapat kalau saya masuk ke dunia politik secara resmi mungkin akan melakukan sesuatu tindakan mungkin lebih bisa,” tuturnya.
Meski telah dipercaya menjadi bendahara, Onang belum menjelaskan secara terperinci program atau tindakan yang ingin diperjuangkannya melalui jalur politik. Ia juga belum memaparkan agenda khusus yang akan dijalankan dalam kapasitasnya sebagai pengurus DPC Gerindra Ngawi.
Ketika ditanya mengapa baru sekarang memutuskan terjun secara resmi, meski telah lama berada di lingkungan yang bersinggungan dengan politik, Onang memberikan jawaban singkat. Ia menyebut keputusan tersebut mengikuti perjalanan hidup hingga akhirnya merasa cocok untuk mengambil langkah itu.
“Cocok dengan di situ. Karena perjalanannya begitu,” ujarnya.
Bergabungnya Onang menjadi bagian dari pembentukan kepengurusan baru Gerindra Ngawi yang tengah menyiapkan konsolidasi organisasi menuju agenda politik 2029. Sebelumnya, Darmawan Sutanto menyatakan target partainya untuk memperoleh kursi DPRD di setiap daerah pemilihan sekaligus memenangkan Pilkada 2029.
Sementara itu, Onang belum merinci target khusus yang akan dijalankan dalam posisinya sebagai bendahara. Perannya kini menjadi bagian dari kepengurusan yang akan memperkuat struktur organisasi dan mempersiapkan langkah politik Gerindra Ngawi ke depan. [fiq/beq]






