Jakarta (beritajatim.com) – 3 caps 3 gol. Itu jadi catatan performa striker timnas Indonesia Ole Romeny. Gol terakhirnya terjadi ketika menghadapi Tiongkok pada matchday kesembilan kualifikasi Piala Dunia zona Asia putaran ketiga grup C kemarin.
Gol tersebut tercipta via hadiah penalti jelang turun minum. Striker 24 tahun itu pun diganjar predikat pemain terbaik pada laga yang dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, itu.
Dari 3 gol Romeny bersama Indonesia, hanya gol kemarin yang terlahir via titik putih. Dilansir Transfermarkt, eksekusi penaltinya ke gawang Tiongkok adalah yang ketiga sepanjang kariernya. 2 lainnya terjadi di level klub tetapi bukan level senior. Hebatnya, dia selalu sukses.
“Ini (penalti vs Tiongkok, Red) jadi yang terpenting (dibanding dua penalti sebelumnya, Red). Malah ibuku yang hadir langsung di tribun stadion justru lebih tegang daripada aku,” ujar Romeny pada konferensi pers usai vs Tiongkok.
Striker Oxford United itu juga tidak keberatan jika kembali dipercaya menjadi eksekutor penalti Indonesia. Terutama di putaran keempat Oktober mendatang.
“Aku harus tetap tenang saat dipercaya mengambilnya (hadiah penalti, Red). Sebab, itu pasti berpengaruh terhadap hasil pertandingan,” lanjut Romeny. (dio)






