Mojokerto (beritajatim.com) – Dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) VIII, Kontingen Kabupaten Mojokerto berhasil melampaui target 15 medali emas. Dalam penyelenggaraan olahraga dua tahunan tersebut, kontingen Kabupaten Mojokerto berhasil memboyong 95 medali.
Sebanyak 95 medali tersebut terdiri dari 16 medali emas, 38 medali perak dan 41 medali perunggu. Atas capaian tersebut, sejumlah staf Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan pelatih sejumlah cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Mojokerto melakukan aksi cukur gundul.
Ketua KONI Kabupaten Mojokerto, Suher Didienta mengaku, tidak mengetahui rencana aksi cukur gundul tersebut. “Itu tidak semeriah tahun 2022 lalu, 2022 ada sekitar 15 anak yang cukur gundul. Masalah itu saya tidak tahu persis karena dilakukan spontan, ngajak konco (teman) karena ujar (senang),” ungkapnya, Selasa (19/9/2023).
Baca Juga: Siapa Ashila-Azalia Peraih Medali Perunggu Cabor Danceport Kabupaten Mojokerto?
Perayaan yang betul-betul direncanakan justru saat Porprov Jatim VII di Lumajang tahun 2022 lalu. Ini karena saat itu kontingen Kabupaten Mojokerto berhasil melampaui target empat medali emas yakni tujuh medali emas dari tanpa perolehan medali emas di Porprov Jatim VI di Gresik tahun 2019 lalu.
“Mboten (cukur gundul bareng). Porprov Jatim VII, 6 medali emas, 7 perak, 23 perunggu dari target 4 emas karena sebelumnya di Porprov Jatim VI tidak mendapatkan medali. Jadi tahun 2022 benar-benar perayaan (cukur gundul bareng-bareng),” tegas mantan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto ini.
Sekedar diketahui, pada ajang Porprov Jatim VIII yang digelar pada 9-16 September 2023, KONI Kabupaten Mojokerto menagetkan 15 medali emas. Kabupaten Mojokerto menjadi salah satu tuan rumah dari empat tuan rumah ajang olahraga dua tahunan tersebut. [tin/ted]






