Sumenep (beritajatim.com) – Pelatih Kepala Perssu Madura City, Budiardjo Thalib menilai kemenangan timnya atas Perseba Bangkalan dalam babak penyisihan grup M Liga 3 PSSI Jatim, di Stadion A Yani Sumenep, Selasa (5/12/2023), tidak sesuai ekspektasi.
“Memang kita menang. Tapi ada banyak yang harus dibenahi di tim. Angka kemenangan ini tidak sesuai ekspektasi,” katanya.
Menurutnya, dalam laga perdana tersebut, para pemain dalam situasi tertekan. Apalagi menghadapi kualitas lawan yang cukup bagus.
“Situasi anak-anak tadi tertekan. Ini yang jadi ‘PR’ kami untuk pembenahan tim. Semua lini akan kami evaluasi untuk persiapan laga berikutnya melawan Persesa Sampang,” ujarnya.
Baca Juga: Gol Semata Wayang, PSMP Raih Poin Penuh Atas Persenga Nganjuk
Menurut Budiardjo, sebenarnya tadi pemain Perssu cukup banyak mendapatkan peluang, tapi selalu gagal dimaksimalkan menjadi gol. “Barisan depan ini kurang tenang. Ketika menghadapi tekanan. Pemain panik dan tidak fokus,” terangnya.
Selain itu, teknik transisi dari menyerang ke bertahan masih lambat untuk penyesuaian. Bahkan tadi sempat nyaris kebobolan. “Ini yang jadi fokus kami untuk pembenahan. Kemudian juga soal fisik yang kedodoran. Kami akan tingkatkan juga untuk latihan fisiknya,” ungkap Budiardjo.
Sementara salah satu pemain Perssu MC, Muhamaf Hifni mengakui adanya kesalahan-kesalahan saat bertanding. “Tadi memang ada kesalahan-kesalahan yang seharusnya tidak perlu kami lakukan. Terutama di menit-menit terakhir. Untuk berikutnya, kami akan terus berbenah agar bisa tampil maksimal,” ucapnya.
Baca Juga: Ini Kata Pelatih Persepam Usai Kalahkan Persesa Sampang
Perssu Madura City unggul tipis 1-0 dari Perseba Bangkalan, pada babak penyisihan grup M Liga 3 PSSI Jatim, di Stadion A Yani Sumenep. Dengan demikian, Perssu MC mengoleksi 3 poin untuk laga perdananya. (tem/ian)






