Jakarta (beritajatim.com) – Kekalahan atas Madura United membuat Persita Tangerang makin merana. Anak asuh Luis Edmundo tersebut makin tersok-seok di papan bawah.
Tim berjuluk Pendekar Cisadane tersebut menjamu Madura United Jumat (1/9/2023) sore di Indomilk Arena. Meski tampil di kandang sendiri, Persita menyerah 1-3.
Padahal, Persita sempat unggul melalui gol Christian Rontini pada awal laga. Namun mereka justru dibombardir tiga gol oleh tim berjuluk Laskar Sape Kerrab tersebut.
“Pasti kekalahan akan mengganggu mental psikologi, kita di dunia sepak bola kita tahu akan risiko itu sangat besar,” ujar Luis Edmundo usai laga.
Ia mengatakan, pada saat ini para pemain muda harus melihat kerja secara kolektif dan bagaimana keluar dari papan bawah. Sehingga secepatnya bisa kembali ke jalur positif.
“Dan mulai dapat tiga poin lagi, karena sudah berapa pertandingan tidak menang pasti mempengaruhi mental. Mau tidak mau kita semua dengan pemain senior dan muda harus kompak dan berbicara satu sama lain, agar bisa keluar cepat dari zona ini,” lanjutnya.
Baca Juga: Madura United Sukses Curi Poin di Markas Persita Tangerang
Persita nampak terus berusaha keras untuk mengejar ketertinggalan di babak kedua. Beberapa peluang tercipta, namun itu belum cukup membawa Pendekar Cisadane keluar dari rentetan hasil buruk.
Dalam sebelas pertandingan yang sudah dijalani di Liga 1 musim ini, Persita baru meraih sepuluh poin. Bahkan, tujuh laga terakhirnya dijalani dengan tanpa kemenangan. (faw/ted)






