Kediri (beritajatim.com) – Persik Kediri harus menyerah dari tuan rumah Barito Putra pada laga pekan kesembilan Liga 1 2023/2024 di Stadion Demang Lehman, Banjar Baru, Kalimantan Selatan, Sabtu malam (19/2023). Pasukan Macan Putih kalah dengan skor 2-0 dari Barito Putra.
Takluk dari Barito Putra, begini komentar dari Pelatih Persik Kediri Marcelo Rospide. Dirinya mengaku kecewa karena pertandingan tidak imbang dan hasilnya akan berbeda ketika kedua tim sama-sama dalam jumlah pemain.
“Tentunya kami kecewa dengan pertandingan malam ini. Bukan dari sisi pemain, karena pemain Persik sudah menunjukkan penampilan terbaik dan daya juang tinggi,” aku Marcelo Ropide dalam press conference.
Benar saja, Persik Kediri harus bermain dengan 10 orang pemain saja. Hal ini terjadi karena pemain belakang Macan Putih Vava Mario Yagalo diusir keluar oleh wasit, karena dianggap melakukan pelanggaran.
Baca Juga : Persik Kediri Waspadai Taring Tajam Barito Putera
Vava Mario diganjar kartu kuning kedua setelah melanggar Tocantins di kotak terlarang. Hal ini sekaligus membuat Barito Putera memperoleh hadiah penalti keduanya.
“Kecewa karena pertandingan berjalan tidak seimbang. Jika pertandingan 11 lawan 11 pemain, mungkin hasilnya akan beda,” ungkap Marcelo Rospide.
Bagi pelatih asal Brasil ini, yang terpenting dari pertandingan melawan Barito Putra ini adalah anak asuhnya sudah menunjukkan penampilan terbaiknya. Bahkan, dia menyebut Persik adalah tim kuat.
“Pemain sudah menunjukkan penamplan terbaik dan akan menunjukkan pada pertandngan berikutnya,” terang Marcelo Rospide.
Dalam pertandingan ini, dua gol Barito Putra dicetak oleh Gustavo Tocantins melalui titik putih pada menit ke-38 dan tendangan Makan Konate pada menit ke-87. [nm/ted]






