Olahraga

Arema FC Senang Protokol Kesehatan di Piala Menpora Dapat Apresiasi Presiden Jokowi

Pemain Arema FC, Hanif Sjahbandi saat melawan Barito Putera. (Media Officer Arema FC)

Malang (beritajatim.com) – Arema FC menjadi peserta sekaligus tuan rumah gelaran turnamen pra musim atau Piala Menpora 2021. Ajang ini selain untuk memanaskan tim jelang kompetisi baru, sekaligus ujicoba penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Dalam penerapannya dianggap cukup baik. Bahkan, Presiden RI Joko Widodo memberikan apresiasi positif.  Presiden memberikan lampu hijau agar PSSI segera mempersiapkan gelaran Liga 1 dan Liga 2 2021 dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Arema FC sangat mengapresiasi respon Presiden Jokowi untuk segera dipersiapkan digelarnya kompetisi Liga 1 dan Liga 2, menyusul dijalankannya prokes ketat dalam Piala Menpora. Tentunya, respon presiden ini harus disambut antusias dengan lebih meningkatkan kualitas kepatuhan terhadap prokes dalam aktifitas kompetisi yang akan datang,” ujar media Officer Arema FC, Sudarmaji, Jumat (16/4/2021).

Panitia Pelaksana Arema FC dipercaya untuk menyelenggarakan pertandingan mulai babak penyisihan grup B hingga babak perempat final di Stadion Kanjuruhan. Sudarmaji mengatakan, kedepan yang harus ditambah adalah sosialisasi terhadap pecinta sepakbola untuk mewujudkan akses penonton di pertandingan.

“Kini, yang perlu dipikirkan bersama serta disosialisasikan kepada khlayak pecinta bola yakni bagaimana akses menonton sepakbola perlu dipermudah dan diperluas, tentunya ajakan mendukung dari rumah juga perlu diberikan ruang media yang luas bagi masyarakat,” kata Sudarmaji.

Sudarmaji mengatakan, suksesnya penyelenggaraan Piala Menpora 2021 dalam penerapan protokol kesehatan membuka pintu gerbang pelaksanaan kompetisi baik Liga 1 dan Liga 2. Hal ini tentunya harus ditanggapi dengan cepat oleh stakeholder sepakbola untuk segera menyusun kompetisi.

“Jika memang Juni, kompetisi resmi akan digelar, maka perlu segera dipikirkan tentang konsep kompetisi kedepan. Utamanya dalam melaksanakan kepatuhan prokes yang tidak lagi sebagai agenda seremonial dan formalitas belaka, namun sudah menjadi kebiasaan hidup baru dalam kompetisi sepakbola,’ tandas Sudarmaji. [luc/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar