Bangkalan (beritajatim.com) – Oknum wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Bangkalan meresahkan sejumlah sekolah. Diduga mereka melakukan pemerasan berkedok pemberitaan negatif ke sekolah.
Hal itu diungkap oleh Sekretaris PGRI Kabupaten Bangkalan, Suraji. Dia mendapatkan banyak laporan dari sekolah atas ulah oknum pelaku media dan LSM. “Terhitung semenjak awal Ramadhan hingga saat ini ada 8 laporan yang masuk ke kami,” terangnya, Rabu (27/3/2024).
Ia mengatakan, rata-rata laporan yang ia terima berupa adanya pemberitaan negatif yang dipublikasi tanpa melakukan konfirmasi terlebih dulu ke sekolah. Tak hanya itu, beberapa oknum lain mendatangi sekolah dan membuat resah pihak guru.
“Saya tidak mengatakan ada atau tidak yang mengarah pada pemerasan, tetapi berdasarkan laporan yang masuk ke kami, banyak guru dan kepala sekolah yang resah akibat ulah oknum media dan LSM itu,” imbuhnya.
Oknum media dan LSM ini diduga datang saat jam-jam istirahat sekitar pukul 12.00 WIB. Mereka lalu mempublikasi berita tentang sekolah yang tutup di jam tersebut tanpa melalukan konfirmasi.
“Itu jam istirahat, guru dan kepala sekolah bisa jadi sedang pergi keluar untuk salat. Marilah kita saling membangun pendidikan ini secara baik,” imbuhnya.
Diduga, para oknum tersebut sengaja menulis pemberitaan negatif dengan harapan mendapatkan uang dari pihak sekolah. [sar/suf]






