Gresik (beritajatim.com) – Kuliner khas Gresik keloh kuning (ikan gabus) menjadi hidangan primadona di rest area yang berada di ruas jalan perbatasan Gresik-Lamongan.
Keloh kuning merupakan sajian ikan gabus yang banyak digemari oleh warga Gresik. Dengan kuah ditambah rempah-rempah seperti bawang putih, merah, ditambah cabai merah serta jeruk nipis membuat lidah yang akan menyantapnya terasa nikmat.
Saat disajikan akan terasa nikmat. Pasalnya, ikan gabus dijadikan keloh kuning durinya hanya ada dibagian tengah. Ditambah dengan sambel terasi, atau tomat. Menikmati keloh kuning tiada duanya. Nasi sebangkul bakal habis saat disantap.
Kuliner khas Gresik itu, menjadi sajian primadona bagi warga yang melintas di ruas Jalan Pantura Gresik. Tepatnya, di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan.
Rest area yang dikelola pemuda karang taruna Desa Pandanan. Memanjakan pengunjung. Selain keloh kuning juga ada beragam hidangan khas warga petani tambak setempat. Diantaranya, bandeng asap, bandeng bakar, dan udang bakar.
Anda yang berkunjung di tempat tersebut, juga dapat menikmati segarnya buah melon yang dipetik langsung dari pohonnya. Bahkan, rest area ini dilengkapi dengan beragam jenis permainan anak.
Bahrul Ghofar (45) salah satu pengunjung menuturkan, dirinya menyukai kuliner keloh kuning karena sensani pedasnya, dan sedapnya mampu menggoda selera.
Selain itu, pengunjung juga lebih nyaman menikmati kuliner sambil beristirahat di rest area karena parkirnya yang luas, dan mudah dijangkau. “Sensani keloh kuning hanya ada di Gresik. Di daerah belum ada. Rasanya luar biasa mampu silahkan dicoba,” tuturnya, Senin (1/01/2024).
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Pandanan, Suryadi mengatakan, dirinya sengaja menghadirkan menu tradisional khas petani tambak Gresik. “Keberadaan rest area ini bisa membuka lapangan kerja serta membuka tambahan bagi warga yang bekerja menjadi buruh pabrik,” katanya.
Harga keloh kuning yang ditawarkan juga tidak membuat kantong bolong. Per porsinya hanya
Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu tergantung permintaannya. [dny/kun]






