Surabaya (beritajatim.com) – Penghasilan bulanan menuntut untuk dikelola dengan baik agar dapat mencukupi kebutuhan hidup. Sebab, seberapapun besarnya upah tidak akan pernah bisa memenuhi semua keinginan manusia.
Memang, upah yang tidak mencukupi cuma bikin mengeluh. Tapi bukan cara yang tepat untuk mengungkap keluhan itu di media sosial.
Dikutip dari World of Buzz, baru-baru ini seorang pengguna Facebook berbagi pengalamannya seputar upah yang dia dapat dari bekerja tak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup di Penang, Malaysia. Dia sampai membuat rincian pengeluaran bulannya dan diunggah di akunnya.
Pada unggahan itu, dia mengaku hanya punya uang 100 ringgit, setara Rp340 ribu, tiap bulan dari upah bulanan sebesar 4.000 ringgit, setara Rp13,6 juta, yang sebagian besar habis untuk bayar cicilan. Uang sebesar itu ternyata tidak cukup untuk kebutuhan hidupnya di Penang.
Dia pun membuat catatan rincian pengeluaran bulanannya. Berikut daftarnya pengeluaran tersebut.
- Rumah dua lantai (cicilan per bulan) – 1.900 ringgit (Rp6,4 juta)
- Cicilan mobil (Toyota Vios) – 700 ringgit (Rp2,3 juta)
- Tagihan telepon – 100 ringgit (Rp340 ribu)
- Asuransi – 200 ringgit (Rp680 ribu)
- Uang saku untuk orangtua – 500 ringgit (Rp1,7 juta)
- Bensin – 500 ringgit (Rp1,7 juta)Setelah melunasi apa yang diperlukan, dia hanya memiliki RM100 untuk sebulan penuh!
Setelah semua kebutuhannya terlunasi, sisa uang yang dimiliki pengguna Facebook tersebut hanya sekitar 100 ringgit untuk sebulan penuh. Pria itu pun mengaku tidak mampu lagi untuk melakukan kegiatan tersier yang menghabiskan uangnya.
“Tolong jangan undang saya ke pesta pernikahan apa pun dan jangan ajak saya makan malam atau menonton film. 100 ringgit adalah sisa untuk makan saya hingga akhir bulan,” tulis dia.
Dia juga mengaku punya rencana pindah ke Singapura dan bekerja di sana. Sayangnya, ada banyak hal yang membuatnya terikat di Penang.
Dia kemudian mengingatkan orang untuk bersyukur dan tidak meminta terlalu banyak dalam hidup.
“Jika Anda memiliki makanan dan tempat tinggal, itu lebih dari cukup!” tulis dia.
Dia mengakhiri postingannya dengan pesan jika punya penghasilan kurang dari 7.000 ringgit per bulan dan tinggal di Penang, maka hidup akan setara dengan pengemis.
Postingannya mendapat perhatian netizen dan kebanyakan dari mereka sulit percaya bahwa dia bisa bertahan dengan RM100 selama sebulan penuh.
“100 ringgit untuk bertahan hidup setiap bulan dan kamu masih hidup? Masih mengetik di sini?” tulis warganet.
Di sisi lain, beberapa netizen mempertanyakan kebutuhannya untuk membeli rumah dua lantai dan Toyota Vios, meskipun dia dibayar 4.000 ringgit per bulan.
“Mengapa Anda membeli rumah dua lantai ketika Anda tahu Anda tidak menghasilkan sebanyak itu?” tulis warganet.
“Ada banyak orang Penang yang berpenghasilan RM1k (1000 ringgit) plus dan masih bisa hidup dengan baik.”
“500 ringgit untuk bensin? Apakah Penang semahal itu?” tulis warganet. (adg/beq)






