Ngawi (beritajatim.com) – Malam mencekam terjadi di Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, pada Selasa (14/10/2025) sekitar pukul 23.30 WIB.
Sebuah rumah milik seorang nenek bernama Sumiyem (75) hangus terbakar saat ditinggal anaknya keluar rumah untuk ngopi di warung.
Dalam video amatir warga, terlihat kobaran api membesar dan melahap bagian tengah rumah. Warga sekitar yang panik berupaya membantu dengan alat seadanya. Beberapa di antaranya menjebol pintu untuk menyelamatkan korban yang saat itu tengah tertidur pulas di dalam kamar.
“Saat itu istri saya melihat ada api dari rumah bude. Saya langsung berteriak minta tolong ke warga dan menjebol pintu untuk menyelamatkan beliau,” tutur Abdul Azis, keponakan korban.
Sementara itu, warga lain bernama Rohman menuturkan, anak Sumiyem yang bernama Sukirno (54) sempat syok saat mengetahui rumah ibunya terbakar. “Waktu kejadian anaknya sedang di warung, ibunya tidur di rumah. Warga berusaha memadamkan api pakai air seadanya,” ujarnya.
Dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Ngawi dikerahkan ke lokasi. Petugas pemadam, Nur Sidik, mengatakan api dapat dipadamkan sekitar 20 menit setelah laporan masuk. “Dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting listrik,” katanya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. [fiq/ted]






