Ngawi (beritajatim.com) – Dua rumah milik warga Ngawi terbakar. Penghuni rumah seorang nenek berusia 75 tahun berhasil selamat dari amukan api setelah lari keluar rumah melalui pintu belakang. Api dengan cepat membakar dua rumah semi permanen itu.
Sejumlah warga panik saat melihat rumah milik pasangan Yudi (45) dan Parminah (40) warga Desa Banjarbanggi Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi terbakar, Kamis (14/10/2021) pukul 22.00 wib.
Api dengan cepat membakar dua rumah semi permanen itu. Penghuni rumah seorang nenek yakni Poniyem (75) berhasil selamat dari amukan api setelah lari keluar rumah melalui pintu belakang. Saat itu nenek tersebut sendirian dirumah.
Anaknya Parmina pergi merantau ke Jakarta bersama suaminya Yudi. Api pertama kali diketahui oleh warga sudah membakar bagian atap rumah. Warga yang panik berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kebakaran-ngawi”]
Lainya menyelamatkan penghuni rumah seorang nenek yang saat itu sedang berada didalam kamar. Diduga kebakaran terjadi akibat korsleting atau arus pendek listrik. Api padam setelah dua unit mobil pemadam kebakaran milik pemerintah kabupaten setempat dikerahkan ke lokasi.
‘’Rumah ini milik yudi dan Parminah. Pasutri merantau ke Jakarta. Yang tinggal disini ibunya parminah nenek poniyem rumah 85 persen terbakar. Kerugian ditaksir Ro 200 juta. api padam setelah kita kerahkan ke lokasi dan tidak menjalar ke rumah warga,’’ ungkap Iptu Karno Kapolsek Pitu
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu. Hanya saja kerugian ditaksir mencapai sekitar 200 juta rupiah. Sementara nenek yang selamat dari kebakaran kini tinggal dirumah tetangga karena rumah anaknya ludes terbakar. (fiq/ted)






