Surabaya (beritajatim.com) — Harga logam mulia (bullion) terus meroket, minat masyarakat pun terus meningkat. Hal ini membuat Nellava Bullion, ekspansi ke Surabaya. Langkah strategis ini menandai ambisi besar perusahaan dalam memperkuat penetrasi pasar logam mulia di wilayah Indonesia Timur.
Pembukaan cabang ini bukan sekadar ekspansi geografis, melainkan respons terhadap meningkatnya kebutuhan masyarakat akan wealth protection (perlindungan aset) di tengah fluktuasi ekonomi global. Surabaya, sebagai hub ekonomi terbesar kedua di Indonesia, dinilai memiliki ekosistem investor yang sudah matang namun tetap haus akan transparansi dan keamanan transaksi.
Salah satu pembeda utama yang dibawa Nellava Bullion ke Kota Pahlawan adalah integrasi teknologi mutakhir pada setiap produknya. Direktur Operasional Nellava Bullion, Laras Chantika, mengungkapkan bahwa kepercayaan investor adalah prioritas utama.
“Kami memperkenalkan konsep Secured Futures. Produk kami kini dilengkapi dengan teknologi perlindungan NFC (Near Field Communication), verifikasi QR Code, hingga segel hologram,” ujar Laras di sela-sela peresmian. “Ini adalah upaya kami meminimalisir risiko pemalsuan dan memberikan kemudahan verifikasi instan bagi pemilik aset.”
Di tengah dinamika harga lokal yang seringkali fluktuatif, Nellava berkomitmen menjaga keadilan harga. Laras menegaskan bahwa seluruh harga beli dan buy-back di Nellava Bullion merujuk langsung pada harga emas dan perak internasional.
“Kami tidak bermain di margin yang tidak wajar berdasarkan tren lokal. Fokus kami adalah membangun ekosistem investasi yang jujur. Kami juga memberikan jaminan buy-back 100 persen berbasis harga internasional dengan biaya transaksi yang sangat minimal,” tambahnya.
Emas dan Perak: Diversifikasi untuk Semua Kalangan
Selain emas, Nellava secara agresif mengedukasi pasar mengenai potensi investasi perak. Tersedia berbagai pilihan denominasi, mulai dari 25 gram hingga 1000 gram, yang dirancang untuk menjangkau berbagai segmen, mulai dari pelaku UMKM, profesional, hingga investor institusi.
Dengan target ekspansi ke empat kota besar lainnya di Indonesia sepanjang tahun 2026, kehadiran Nellava Bullion di Surabaya diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan literasi keuangan dan inklusi investasi logam mulia yang lebih cerdas dan terencana bagi masyarakat Jawa Timur.[rea]






