Jember (beritajatim.com) – Negara setiap tahun menanggung biaya kuliah dan hidup ribuan mahasiswa baru Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, melalui program beasiswa Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K).
Universitas Jember adalah salah satu dari 17 besar perguruan tinggi negeri penerima mahasiswa baru terbanyak dengan beasiswa KIP-K di seluruh Indonesia. Setiap tahun, Universitas Jember menerima kurang lebih 20 persen mahasiswa baru yang mendapatkan beasiswa KIP-K.
Mereka adalah siswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu. Beasiswa KIP-K memberikan pembiayaan kuliah selama empat tahun sekaligus biaya hidup selama menjadi mahasiswa.
Persaingan memperebutkan jatah KIP-K ini cukup ketat. Dari 4.946 pendaftar KIP-K di Universitas Jember melalui jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) pada 2022, hanya 629 yang berhasil lolos diterima sebagai calon mahasiswa baru dengan fasilitas KIP.
Jumlah ini bisa bertambah dengan peserta yang lulus lewat jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Pada, 2021 lalu ada 1.780 mahasiswa Universitas Jember yang mendapatkan beasiswa KIP-K dari jalur SNMPTN dan SBMPTN.
[berita-terkait number=”5″ tag=”unej-jember”]
Staf Humas Universitas Jember, Syukron Makmun, mengatakan, banyak peserta kegiatan sosialisasi pendaftaran SBMPTN 2022 secara daring yang menanyakan cara mendapatkan beasiswa Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) ini.
“Bagi peserta SBMPTN 2022 yang berminat mendapatkan beasiswa KIP-K, mohon menyelesaikan terlebih dulu proses pendaftaran KIP-K baru mendaftarkan diri di SBMPTN melalui laman LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi),” kata Makmun. [wir/suf]






