Surabaya (beritajatim.com) – Teknologi Artificial Intelligence (AI) kini telah menyentuh dunia pemeriksaan kehamilan. National Hospital Surabaya meluncurkan layanan USG Fetomaternal pertama di Jawa Timur yang dilengkapi dengan teknologi AI canggih
Dr. Fransiscus Octavius Hari Prasetyadi, SpOG Subspes KFM dari National Hospital Surabaya menyebut teknologi fetomaternal yang dilengkapi AI memberikan harapan baru bagi calon orang tua untuk mendapatkan informasi lebih detail dan akurat mengenai perkembangan janin mereka.
“USG Fetomaternal dengan AI ini memungkinkan kita untuk melihat dan meninjau perkembangan janin secara lebih akurat dan detail,” ujar Dr. Fransiscus Octavius Hari Prasetyadi, SpOG Subspes KFM di National Hospital Surabaya, Sabtu (13/7/2024).
Teknologi AI pada perangkat USG Voluson Expert 22 yang digunakan, mampu memberikan hasil USG yang lebih cepat dengan deteksi yang lebih jelas. Sehingga dokter dapat memberikan diagnosis yang lebih akurat dan komprehensif.
Teknologi pertama yakni beamformer berbasis grafis dengan opsi pengguna yang bisa disesuaikan dan alat klinis yang didukung artificial intelligence yang membantu menjamin peningkatan konsistensi dalam pemeriksaan dokter.
Lalu, teknologi kedua menggabungkan arsitektur Lyric dari perusahaan ke dalam perangkat ini. Hal itu untuk meningkatkan kekuatan pemrosesan yang lebih detail dan resolusi lebih tinggi. Supaya gambar 2D, 3D, dan 4D lebih baik.
Kemudian teknologi ketiga adalah SonoLyst yang ditenagai AI pada perangkat terbaru tersebut di National Hospital. Teknologi itu bisa mengidentifikasi anatomi janin dengan anotasi dan pengukuran sesuai pemindaian tunggal.
Meski memiliki kemampuan yang canggih, Dr. Fransiscus menegaskan bahwa USG Fetomaternal dengan AI ini aman dan tidak menimbulkan efek samping pada janin.
“USG ini bisa dilakukan kapan saja tanpa batasan,” pungkas dia. [asg]






