Magetan (beritajatim.com) – Kaburnya salah satu napi yakni Riza Zozy Susanto (32) warga Desa Kramat, Kecamatan/ Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur dibenarkan oleh Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Magetan Eries Sugianto.
“Memang benar napi itu diduga kabur. Tim kami sedang melakukan pencarian,” kata Eries singkat, Rabu (24/8/2022).
Dia menyebut jika belakangan Riza sempat kelihatan bingung diduga ada masalah dengan istrinya yang saat ini tinggal di Nganjuk. Diduga, hal itulah yang memicu Riza untuk kabur dari rutan dan hendak pulang.
Namun Eries masih belum mau dikonfirmasi lebih lengkap terkait hal tersebut. Dia masih menunggu timnya membawa kembali Riza ke rutan.
Untuk diketahui, Warga Kelurahan Kauman, Kecamatan/ Kabupaten Magetan digegerkan kabar seorang narapidana Rutan Magetan yang kabur. Napi tersebut diduga kabur dengan cara memanjat dinding rutan bagian belakang. Warga binaan tersebut adalah Riza Zozy Susanto (32) warga Desa Kramat, Kecamatan/ Kabupaten Nganjuk dengan kasus pencurian.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tahanan-kabur”]
Kasus kaburnya tahanan tersebut diduga dengan cara memanjat dinding lapas bagian belakang terjadi Selasa (23/8/2022) sekitar pukul 14.30 WIB. Namun baru diketahui pihak rutan pada sekitar 17.30 WIB. Ini tampak pada kesiagaan warga sekitar lapas jelang salat magrib bersama sipir rutan sibuk mencari keberadaan napi tersebut.
Riza Zozy Susanto sempat terlibat dalam kasus pencurian ponsel di sebuah outlet jajanan di Kelurahan Manisrejo, Karangrejo, Magetan pada 7 Maret 2022 lalu. Dia pun ditangkap pada 23 Maret 2022 dan telah menjalani sidang. Hakim telah memvonisnya dengan hukuman 1 tahun penjara. Napi ini juga dikabarkan sebagai anggota TNI namun telah dipecat karena kasusnya. [fiq/but]






