Surabaya (beritajatim.com) – Kabar duka menghampiri dunia hiburan Tanah Air, aktris Nani Wijaya meninggal dunia pada Kamis, (16/3) dini hari. Berita ini diinformasikan langsung oleh anak kandung Nani Wijaya, yakni Cahya Kamila melalui akun Instagram resminya.
“Innalillahi wa Innailaihi Rojiun, telah berpulang ibunda kami tercinta dengan tenang Ibu Hj. Nani Widjaya. Di RS Fatmawati 16 Maret 2023 pada pukul 3.28 dini hari,” tulis Cahya dalam keterangan unggahan pada Kamis (16/3).
Selain itu, Cahya juga meminta maaf kepada semua orang atas kesalahan – kesalahan dari sang ibunda. “Mohon dimaafkan segala kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja,” lanjut Cahya.
Wanita kelahiran 10 November 1944 ini menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 78 tahun. Diketahui bahwa pada 1 Maret 2023, sang aktris mengeluh sesak napas dan segera dilarikan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Hingga Nani Wijaya dikabarkan dalam kondisi yang kritis, Cahya sempat meminta bantuan doa untuk kesembuhan sang Ibunda yang dalam keadaan cukup mengkhawatirkan tersebut.
BACA JUGA: Mengenang 32 Tahun Kepergian Kusbini, Ini Profil dan Lagu Nasional Ciptaannya
Terlebih, Nani Wijaya juga memiliki riwayat sakit darah tinggi dan stroke, yang membuatnya tak bisa menggerakkan tangan dan kaki kirinya. Hal ini membuat ia banyak berbaring selama sakit sakit, akibatnya tulang ekor Nani Wijaya mengalami luka dan berujung pada infeksi serta komplikasi ke ginjal.
Unggahan Cahya lantas dibanjiri ucapan belasungkawa di kolom komentar, baik dari sesama selebriti atau dari penggemar yang telah lama mengikuti jejak Nani Wijaya.
“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Insha Allah husnul khatimah, turut berduka cita ya,” ucap Diah Permatasari.
“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Turut berduka cita Cahya yangs edalam – dalamnya. Semoga almarhumah diampuni segala kesalahan serta diterima segala amal ibadahnya oleh Allah. Dan semoga keluarga yang ditinggal diberikan ketabahan dan kekuatan iman,” tulis akun @dewxxx yang merupakan salah satu penggemar.
Nani Wijaya sendiri merupakan aktris senior, karirnya dalam dunia seni peran Indonesia tak perlu diragukan lagi, yang dimulai sejak tahun 1960-an. Berbagai judul film dan sinetron telah ia mainkan.
BACA JUGA: Mengenang 43 Tahun Kepergian Mohammad Hatta, Ini Biografinya
Namanya semakin melejit setelah membintangi sitkom Bajaj Bajuri dan sinetron Tukang Bubur Naik Haji. Dalam dua judul tersebut, ia beradu akting dengan Latief Sitepu sebagai ibu dan anak, keduanya menjadi sinetron yang ikonik bahkan hingga saat ini.
Sinetron Tukang Bubur Naik Haji sendiri tayang sejak tahun 2012 hingga 7 Februari 2017 sebagai episode terakhirnya.
Kualitas aktingnya dibuktikan dengan penghargaan – penghargaan yang berhasil ia dapatkan. Nani Wijaya pernah memenangkan dua Piala Citra untuk kategori Aktris Pendukung Terbaik. Yakni di tahun 1978 untuk film “Yang Muda Yang Bercinta” dan di tahun 1983 untuk film “Kartini”.
Meski telah tiada, Nani Wijaya akan selalu menjadi aktris legendaris yang dimiliki Indonesia. Karya – karyanya akan selalu terkenang bahkan hingga generasi mendatang. (mnd/nap)






