Kediri (beritajatim.com) – Ngabdul Kharim terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Kediri untuk periode 2023-2028.
Ngabdul Kharim resmi menggantikan Ikhwan Harahap melalui Musyawarah Daerah (Musda) VII DPD AMPI Kota Kediri 2023 di Hotel Insumo Palace Kota Kediri, pada Sabtu (9/12/2023).
Usai terpilih secara aklamasi, Ngabdul Kharim langsung dilantik oleh Ketua DPD AMPI Jawa Timur Junartha Yusuf. Bendera pataka pun langsung diserahkan kepadanya sebagai tanda perpindahan tongkat estafet kepemimpinan.
Ketua DPD AMPI Jawa Timur Junartha Yusuf berpesan kepada Ketua DPD AMPI Kota Kediri terpilih untuk segera melakukan konsolidasi dan menyusun kabinet kerja.

“Untuk kepengurusan yang baru, saya pesankan untuk konsolidasi, harus selesai sampai pada tingkat kelurahan, agar kita siap ke depannya,” pesan Junartha Yusuf.
Masih kata Junartha Yusuf, pihaknya terus mendorong agenda musda untuk kota dan kabupaten di Jawa Timur. Hingga saat ini sudah 28 daerah yang menggelar musda dan sisanya 10 daerah ditargetkan rampung pada 2024 mendatang.
Baca Juga : Pj Wali Kota Kediri Ajak Masyarakat Perangi Peredaran Rokok Ilegal
“Terkait dengan kesiapan Pemilu, saya berharap untuk lebih aktif. Kita kejar sampai 2024,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Ketua DPD AMPI Kota Kediri terpilih Ngabdul Kharim mengaku, bersyukur terpilih dalam Musda VII. Sesuai amanat Ketua DPD AMPI Jatim, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan konsolidasi.
“Program ke depan kita akan melakukan kondoslidasi dengan teman-teman. Karena saat ini ada yang fokus Pileg dan lain-lain,” terang Ngabdul Kharim.
Selain melakukan konsolidasi, Ngadul Kharim menambahkan, pihaknya juga akan menyusun kabinet kerja serta program-program untuk kemajuan AMPI Kota Kediri.
“Untuk kepengurusan sebelumnya sudah bagus dan beberapa program akan dilanjutkan. Setelah itu kita buat program baru untuk AMPI Kota Kediri,” jelasnya.

Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi Partai Golkar Andayani memberikan apresiasi terhadap jalannya Musda VII yang berlangsung lancar. Dirinya berharap kepengurusan AMPI Kota Kediri yang baru bisa lebih baik lagi dari sebelumnya.
“AMPI secara organisasi idependen, tetapi secara histori merupakan organisasi yang didirikan oleh Partai Golkar. Tentunya, mari bersama-sama Partai Golkar bisa berkaya untuk bangsa,” ungkap Andayani.
Diketahui, AMPI adalah sebuah organisasi kepemudaan Partai Golkar. Di Kota Kediri, AMPI memiliki jumlah keanggotaan sekitar 35 orang.
Sementara itu, dalam Musda VII DPD AMPI Kota Kediri dihadiri oleh Ketua DPD AMPI Jawa Timur Junartha Yusuf, Wakil Ketua DPD KNPI Kota Kediri, pengurus FKUB Kota Kediri, Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi Partai Golkar serta Pemuda Pancasila (PP). [nm/ted]






