Trenggalek (beritajatim.com) – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan penguatan peran perempuan menjadi bagian penting dalam konsolidasi partai. Hal ini disampaikan dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek yang digelar bertepatan dengan momentum Hari Kartini, Selasa (21/4/2026).
“Momentum ini selaras dengan semangat Kartini, di mana perempuan harus hadir aktif dalam organisasi dan kehidupan sosial,” ujar Deni.
Deni menegaskan keterlibatan perempuan menjadi bagian dari strategi membangun politik yang inklusif. Dia menilai kehadiran perempuan dalam struktur partai juga penting dalam proses pengambilan keputusan. “Ini bukti bahwa PDI Perjuangan memberi ruang nyata bagi perempuan untuk terlibat dalam pengambilan keputusan,” tegas Wakil Ketua DPRD Jawa Timur itu.
Deni menyebut komitmen tersebut diwujudkan melalui kebijakan konkret di internal partai. Setiap kepengurusan diwajibkan memenuhi keterwakilan perempuan minimal 30 persen. “Banyak ruang kolaborasi sosial yang bisa diisi perempuan. Peran mereka sangat penting dalam kehidupan masyarakat,” katanya.
Dia juga menyebut pentingnya memperhatikan aspirasi perempuan dalam kehidupan politik dan sosial. Menurut dia, perempuan memiliki peran besar dalam keluarga sekaligus komunitas. “Jumlah perempuan besar, maka suaranya harus didengar,” ujar Ketua PA GMNI Jatim ini.
Lebih lanjut, Deni menyebut perempuan memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi masa depan. Karena itu, penguatan kapasitas perempuan menjadi bagian penting dalam pembangunan sosial. “Perempuan harus punya pandangan dan memperjuangkan kepentingannya, karena dari mereka lahir generasi masa depan,” pungkasnya. [asg/kun]






